Membeli pakaian di mall atau pusat perbelanjaan mungkin sebuah pilihan yang praktis dan lebih memberikan gengsi kepada pemakainya. Tetapi sering konsumen merasa ukuran pakaian yang mereka beli kurang pas di badan, apalagi jika memiliki ukuran tubuh yang unik dan tidak terakomodasi dengan baik oleh ukuran pakaian hasil produksi massal pabrik-pabrik. Kadang sebuah baju terasa pas di bagian pinggang namun terlalu pendek di bagian lengan dan sebagainya. Atau mungkin kita menyukai model sebuah pakaian tetapi kurang suka dengan warna atau bahannya. Itulah kendala-kendala yang dihadapi jika harus membeli pakaian jadi. Dan kendala-kendala ini dapat Anda kelola untuk dijadikan sebuah peluang usaha: usaha penjahitan pakaian.
Langkah-langkah persiapan 1. Hal pertama yang Anda perlukan adalah sejumlah uang untuk modal pembelian alat-alat menjahit.Namun, jika Anda hobi menjahit atau sudah akrab dengan kegiatan jahit-menjahit sebelumnya, kemungkinan besar Anda sudah mempunyai mesin dan peralatan jahit sendiri sehingga untuk ini Anda tidak perlu mengeluarkan modal lagi. 2. Menyebarluaskan keberadaan usaha Anda kepada sebanyak-banyaknya orang dalam segmen yang anda jadikan sasaran. Misalnya jika Anda berniat membuat pakaian untuk remaja, maka Anda bisa mengiklankan lewat media jejaring sosial yang banyak digilai anak-anak muda. 3. Mempunyai keahlian menjahit yang baik sangat berperan penting dalam bidang usaha ini. Dengan menguasai ini, Anda akan dapat lebih baik dalam mengetahui kualitas produk atau kualitas pekerjaan karyawan. 4. Berusahalah untuk menjadi kreatif dengan segala cara. Dunia mode berubah setiap waktu dan tidak ada alasan bagi Anda untuk berpuas diri dengan pengetahuan Anda sekarang. Rajinlah membaca dan mengikuti perkembangan dunia mode dan tata busana agar pakaian-pakaian yang Anda jahit tidak terlihat ketinggalan jaman. Pengetahuan yang luas akan dunia mode juga akan memberikan Anda kemmapuan untuk memberikan saran bagi pelanggan yang hendak menjahitkan bajunya. Dengan ini, kredibilitas Anda akan terangkat. 5. Bersikaplah sabar, teliti dan tekun. Dalam hal apapun, Bersikap sabar dan tekun merupakan keharusan. Dalam menghadapi permintaan pelanggan yang mungkin Anda sulit penuhi, Anda harus bersikap sabar. Ketelitian juga diperlukan saat proses fitting. Anda seyogyanya meneliti mutu hasil jahitan agar pelanggan tidak kecewa. Karena kekecewaan apalagi yang terjadi berulang kali, hanya akan membuat pelanggan Anda beralih ke penjahit lain. 6. Usahakan mengetahui cara dan jalur untuk mendapatkan barang-barang dan peralatan yang dibutuhkan oleh proses produksi agar tidak tersendat di kemudian hari. Temukan penyuplai barang-barang yang bersedia memberikan harga yang relatif lebih murah namun dengan kualitas yang setara dengan pasar. Dalam hal ini, Anda harus memperluas jaringan sehingga tidak mudah teperdaya oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan harga murah tetapi kualitasnya rendah. Bagaimanapun juga Anda tidak mau usaha Anda gulung tikar karena pelanggan enggan membeli pakaian yang mudah rusak dan bermutu rendah. Langkah-langkah realisasi 1. Untuk pertama kali, Anda bisa latihan menjahit pakaian dengan pola yang tidak terlalu rumit. 2. Merekrut seorang pekerja yang memiliki pengalaman dalam bidang menjahit. Dengan cara ini, Anda dapat mendapatkan sedikit banyak ilmu darinya. 3. Tawarkan layanan usaha jahit ini kepada sesama anggota keluarga, tetangga, ataupun teman-teman dekat. Jika mereka puas dan hasil kerja Anda memang bagus, orang lain pasti akan tertarik saat melihat pakaian yang dipakai anggota keluarga, tetangga, atau teman Anda tersebut. Langkah-langkah pemasaran 1. Sebarkan berita tentang telah dibukanya usaha jahit pakaian Anda dari mulut ke mulut. Anda bisa meminta bantuan anggota keluarga, teman-teman, atau para tetangga. 2. Bersikaplah proaktif dengan menjemput 'bola' (baca: kesempatan). Seringlah mengunjungi tempat-tempat yang penuh pelanggan potensial, seperti sekolah-sekolah yang membutuhkan seragam bagi guru-gurunya atau para siswanya, atau kantor-kantor perusahaan swasta atau pemerintah yang mungkin membutuhkan seragam bagi pegawainya. Tantangan 1. Modal bisa saja sulit diperoleh, apalagi jika Anda belum berpengalaman dengan pinjam meminjam dana kredit dari lembaga keuangan besar seperti bank-bank pemerintah maupun swasta. Birokrasi dan prosedurnya mungkin cukup berbelit. 2. Usaha ini amat lazim ditemui sekarang. Jadi, medan persaingan cukup ketat dan jika Anda menemukan banyak pesaing, Anda harus siap bekerja keras untuk mendapat tempat di hati pelanggan. 3. Ketrampilan menjahit Anda kurang dapat mengimbangi perkembangan dunia mode yang sangat dinamis atau memenuhi keinginan konsumen yang berbeda-beda. Dalam hal ini, Anda harus selalu belajar karena jika tidak, Anda akan kesulitan mengembangkan usaha ini kelak.
Membuka Usaha Katering Siapa tidak kenal istilah ‘katering’ sekarang ini? Di hampir semua acara yang mengundang tamu dalam jumlah besar,... Selanjutnya...