Citihub Mandaluyong, Asrama Terjangkau dari Peti Kemas
Hits : 1806
Senin, 03 Oktober 2011 11:18
Masalah perumahan masih menjadi masalah besar di negara-negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Pemerintah yang masih belum bisa menyediakan perumahan rakyat yang terjangkau untuk masyarakat luas membuat banyak munculnya kantong-kantong daerah kumuh dan kurang tertata di berbagai daerah terutama kota besar. Padahal jika kita sedikit kreatif, masalah ini akan teratasi.
Pernahkah Anda berpikir untuk membuat hunian dari sebuah kontainer dari baja? Mungkin belum banyak orang yang memiliki ide aneh tersebut, tetapi hal itulah yang dilakukan oleh sebagian orang. Mereka dengan kreativitasnya mampu mengubah peti kemas menjadi pusat perbelanjaan, restoran, kamar hotel atau dapur berjalan yang lapang. Dan yang terbaru adalah disulapnya sebuah kontainer yang biasa kita jumpai di pelabuhan menjadi asrama di Filipina. Kontainer itu didesain sedemikian rupa sehingga representatif dana layak huni bagi para pekerja dengan penghasilan rendah dan para mahasiswa yang memiliki keterbatsan keuangan.
Citihub Mandaluyong, begitu asrama ini disebut, merupakan hasil kreativitas dan kerja keras dari Arcya Commercial Corporation yang berkedudukan di Manila. Asrama unik ini terletak di sebuah bidang tanah di Mandaluyong di tepian Sungai Pasig, demikian menurut laporan The Manila Bulletin. Empat kontainer disusun menjadi sebuah bangunan asrama. Meski sederhana, sarana sanitasinya sudah lengkap dan udara di dalamnya juga sejuk. Penasaran dengan harga sewanya? Anda berhak menghuni kamar di asrama ini dengan hanya membayarkan 1.500 peso per bulan atau sekira RpĀ 340.500. Biaya sewa sudah termasuk tarif listrik dan air.
Di samping memenuhi kebutuhan perumahan yang makin mendesak, Citihub Mandaluyong ialah teladan nyata bahwa perumahan untuk rakyat miskin yang terjangkau itu bukan khayalan semata. (*/Akhlis)
Menentukan Jendela Rumah Pengadaan jendela pada rumah membutuhkan pemikiran mendalam. Jenisnya dipilih berdasarkan letak, ukuran, desain, cara... Selanjutnya...