Banyak orang beranggapan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hanya diperlukan pada saat membangun rumah baru. Anggapan itu sepenuhnya salah karena IMB juga dibutuhkan saat merenovasi rumah.
Namun tidak semua jenis renovasi harus memiliki IMB. IMB untuk renovasi setidaknya dibutuhkan bila renovasi sudah sampai ke pekerjaan mengubah lay-out ruang, misalnya mengubah kamar menjadi ruang tamu atau membongkar tembok untuk memperluas ruang. Penambahan luas bangunan, baik ke atas maupun ke samping juga termasuk kategori renovasi yang memerlukan IMB. Sedangkan perubahan fasad, walaupun terkesan kecil, mesti memiliki IMB.
Pemeliharaan bangunan seperti pengecatan, penggantian genting dan sebagainya yang tidak berpengaruh terhadap struktur dianggap tidak perlu memiliki IMB. Kegiatan pembangunan septic tank atau saluran air juga tidak diwajibkan.
Mengapa IMB sebegitu pentingnya? IMB diperlukan untuk memastikan bangunan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan. Bila bangunan sesuai ketentuan yang berlaku, tentu manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat banyak. Misalnya saja soal sumur resapan, yang kini menjadi syarat mutlak IMB. Jika pembuatan sumur resapan dilakukan oleh seluruh masyarakat pemilik IMB, tentu tidak akan terjadi kekeringan.
IMB juga diperlukan dalam transaksi jual beli dan sewa menyewa. IMB juga menjadi salah satu syarat dalam pengajuan kredit, agunan dari bank, ataupun asuransi.
Menentukan Jendela Rumah Pengadaan jendela pada rumah membutuhkan pemikiran mendalam. Jenisnya dipilih berdasarkan letak, ukuran, desain, cara... Selanjutnya...