PT Ciputra Surya Tbk berencana membagikan dividen sebesar 30% dari laba bersih atau senilai Rp 49,42 miliar.
Dengan jumlah saham beredar Rp 1,98 miliar, pemegang saham berpotensi meraup dividen Rp 24,96 per saham, naik sekitar 92% dibandingkan dengan dividen tahun lalu sebesar Rp 13 per saham.
"Ini masih usulan, kami akan mengadakan rapat komisaris pada 28 April dan juga rapat umum pemegang saham pada Mei," ungkap Direktur Ciputra Surya Nanik Santoso di Jakarta, 10 April 2012.
Tahun lalu perusahaan Grup Ciputra ini meraup pendapatan Rp 804,77 miliar, tumbuh 36,64% dari capaian tahun sebelumnya Rp 593,3 miliar. Laba bersih juga naik 88,97% menjadi Rp 164,74 miliar, dari semula Rp 87,18 miliar.
Menurut Naniek, positifnya kinerja tahun lalu didukung oleh tingginya nilai prapenjualan (marketing sales) sejak 2007-2010, yang kemudian dibukukan menjadi pendapatan 2011. "Ini yang mendorong pendapatan kami naik signifikan selama tahun lalu."
Untuk tahun ini, perseroan menargetkan prapenjualan sebesar Rp. 2,1 triliun, tumbuh 54% dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. Dia optimis target itu tercapai, mengingat perseroan akan meluncurkan 5 proyek baru.(Bisnis/ *AP)