Move
Close
Lupa nama pengguna?
Lupa Password?
Pendaftaran
jasa
Banner
Banner
Sambutan Menkop UKM Part 2
Sambutan Menkop UKMread more
 
Startup Weekend 2011 part 13
Startup Weekend 2011 part 13read more
 
Sambutan Ibu Nita Yudi (Ketua...
Sambutan Ibu Nita Yudi (Ketua...read more
 
The Marketing Mix with Michael Bucci
In "The Marketing Mix", Darden School of Business alumni in the marketing field give answers to...read more
 
Marketing Strategy by Philip Kotler
Philip Kotler share his marketing strategy to win competition.read more
 
What is Marketing?
How to do marketing the right way! Thoughts on how to make more money in your business by Tom Bellread more
 
edukasitop
Mengenal Istilah Investment Grade PDF Cetak E-mail
Selasa, 20 Desember 2011 13:06
investment1211Saat ini, istilah “investment grade” sering terdengar di telinga kita. Maklum, baru-baru ini Indonesia kembali menyandang negara dengan investment grade dari Fitch Ratings. Fitch merupakan lembaga pemeringkat internasional yang mengeluarkan peringkat tingkat investasi negara-negara di dunia. Pada tahun ini, Indonesia yang dahulu BB+ menjadi BBB-.

Tahukan Anda apa itu investment grade? Investment grade merujuk kepada sebuah peringkat atau rating yang menunjukkan utang pemerintah atau perusahaan memiliki risiko yang relatif rendah dari peluang default atau gagal bayar, sehingga memiliki tingkat kepercayaan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lembaga yang memberikan peringkat utang, seperti Standard & Poors, Moodys Investor Services dan Fitch Ratings menggunakan peringkat yang berbeda, namun dengan memakai simbol huruf  seperti 'A', 'B' atau ‘C’ untuk mengidentifikasi peringkat kualitas kredit suatu perusahaan atau negara. 'AAA' dan 'AA' (kualitas kredit yang tinggi) dan 'A' dan 'BBB' (kualitas kredit menengah) dianggap masuk kriteria investment grade. Peringkat kredit dengan sebutan ('BB', 'B', 'CCC', dan lain-lain) dianggap kualitas kredit yang rendah. Untuk obligasi, jika mendapatkan peringkat yang rendah kerap disebut sebagai "obligasi sampah" atau junk bond.

Peringkat investment grade biasanya diberikan kepada suatu negara yang memiliki fundamental ekonomi kuat, stabilitas politik dalam jangka panjang solid, dan memiliki manajemen anggaran pemerintah serta kebijakan moneter yang prudent atau berhati-hati. Ini umumnya ditandai dengan defisit anggaran yang rendah, rasio utang yang rendah, dan inflasi yang terkendali.

Jika lembaga pemeringkat menyatakan penurunan peringkat dari investment grade akan sangat bermasalah karena dapat mempengaruhi surat utang pemerintah atau obligasi perusahaan serta kepercayaan investor. Sebaliknya, kenaikan peringkat ke level investment grade dianggap sebagai penanda bahwa tingkat kepercayaan terhadap suatu negara meningkat, sehingga investor berpeluang memindahkan dana dari instrumen investasi jangka pendek (seperti saham) ke instrumen jangka panjang investasi asing langsung. (*/dari berbagai sumber)
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

Halaman 1 dari 78
Copyright © 2010-2012 Ciputra Entrepreneurship
All right reserved