Jatuh Bangun Grup Ciputra Dirikan Kota Baru di Hanoi
Hits : 2059
Minggu, 27 Mei 2012 13:28
Tantangan membangun kota baru di luar negeri lebih besar dibandingkan membangun properti di dalam negeri. Di Indonesia, banyak orang sudah mengenal nama Ciputra Group dan brand Ciputra berkualitas baik. Tapi di luar nnegeri? Banyak yang belum mengetahui siapa Ciputra dan bagaimana produk propertinya. Ini tantangan. Saya ajak mereka datang ke Indonesia, melihat proyek-proyek Ciputra di sini.
Tahun 1992-1993, saya dan Aguusurja, direktur perusahaan keliling ke luar negeri, mencari peluang untuk membangun proyek kota baru. Pertama kali kami konsentrasi ke Hanoi, Vietnam karena kami saat itu seang membangun hotel, Hanoi Horison Hotel yang beroperasi tahun 1997.
Kami mengajukan ijin membangun kota baru di Hanoi, Vietnam tahun 1994, surat keputusan Gubernur Hanoi ditandatangani 30 Desember 1996 namun kami baru menerima di Ferbruari 1997. Proses perijinan di Vietnam tidak mudah. Meskipun Gubernur Hanoi sudah menandatangani SK, namun kami tetap harus mempresentasikan rencana kota baru di hadapan dua menteri dan juga ke Perdana Menteri.
Visi Pak Ci waktu itu, Grup Ciputra harus melihat kesempatan di luar negeri. Jadi Pak Ci minta lahan seluas-luasnya agar bisa membangun kota baru. Kami melakukan survei dan lihat ada lokasi memungkinkan yang relatif kosong. Ada 300-400 ha, itulah yang diproses.
Pertama, mereka melihat Pak Ciputra. Mereka juga diundang melihat proyek-proyek di indonesia sehingga mereka yakin dan berani. Begitu lkita terima SK, Indonesia dilanda krisis ekonomi tahun 1997 sehingga Grup Ciputra menahan diri. Hampir semua negara di Asia terkena dampak krisis ekonomi. Tetapi kami bersyukur, ijin dari Pemerintah Vietnam tetap diberikan kepada Grup Ciputra. Tahun 2002, setelah krisis berlalu., barulah kami mulai membangun fisik proyek kota baru tersebut dengan nama "Ciputra Hanoi International City".
Kami membangun perumahan (landed house), apartemen, dan fasilitas sekolah internasional. Dan sekolah internasional terbesar di hanoi memindahkan sekolah mereka ke kota baru yang kami bangun dan mengambil lahan seluas 9 ha. Ini klop seklai dengan tagline Ciputra Hanoi International City. Dan penghuni dua menara apartemen pertama di sana umumnya orang asing.
Lokasi kota baru ini persis di tepi jalan tol, kdiapit dua jalan yang menuju bandara. Begitu keluar tol, langsung masuk proyek Ciputra. Gerbang kota baru ini sama persis dengan gerbang Citra Raya di Tangerang. Gerbang yang persis sama seperti ini ada empat. Pertama di Citra Raya Tangerang, kedua di Ciputra Hanoi International City di Vietnam, ketiga di Kolkatta West International City (Calcutta) di India, dan keempat di Grand Phnom Penh International City di Kamboja.
Ceritanya, kami ajak Gubernur Hanoi ke Citra Raya Tangerang. Dia lihat dan suka dengan pintu gerbang seperti ini sehingga kami bangun yang sama di Hanoi.