Napoleon Hill: Sukses Berkat Menulis Kisah Sukses Miliuner
Kamis, 23 Mei 2013 15:26
Napoleon Hill ialah penulis Amerika Serikat yang banyak dikenal dengan karya-karyanya yang memberikan pengaruh besar pada masyarakat. Banyak karya-karyanya dibaca karena membahas tentang tema keberhasilan dan bagaimana cara meraihnya dengan memiliki sejumlah karakteristik tertentu dalam diri seseorang. Tak heran jika ia dianggap sebagai bapak dari genre sastra kesuksesan personal.
Ia juga dikenal dengan bukunya “Think and Grow Rich” yang dianggap sebagai salah satu buku paling laris sepanjang masa. Buku itu membantu jutaan orang meraih tujuan mereka dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kisah sukses banyak orang.
Setelah kematian sang ibu dan pernikahan kedua sang ayah, Hill menjadi anak pemberontak. Saat berusia 15 tahun, ia bekerja untuk sejumlah surat kabar kota sebagai reporter di Wise Country, Virginia.
Kemudian ia menggunakan pendapatannya dari surat kabar untuk mendanai pendidikannya sebagai mahasiswa jurusan hukum, sesuatu yang sudah ia rencanakan tetapi ia terpaksa tunda karena kendala keuangan. Sebagai seorang penulis, Hill terus berupaya mencapai status penulis terkenal. Ia dikenal mendedikasikan 25 tahun kehidupannya untuk mendefinisikan alasan-alasan mengapa orang bisa gagal dalam mencapai sukses keuangan dan kebahagiaan dalam kehidupan.
Di tahun 1908, Hill melakukan satu terobosan besar. Ia ditugaskan untuk menulis sejumlah artikel mengenai orang-orang terkenal dan sukses di jamannya. Sebagai bagian dari pekerjaan itu, Hill bertemu dengan Andrew Carnegie, salah stau orang paling berpengaruh saat itu. Selama wawancara dengan Hill, Carnegie mengatakan keyakinannya bahwa proses seseorang mencapai puncak bisa dirangkum menjadi satu formula mudah untuk setiap orang untuk dipahami. Terkesan dengan ketrampilan Hill, Carnegie memberikan imbalan untuk mewawancarai lebih dari 500 jutawan untuk mengumpulkan informasi yang memadai untuk mendapatkan formula sukses itu.
Hasilnya adalah buku berjudul “The Philosophy of Achievement”, sebuah karya yang diterbitkan dalam banyak volume. Buku ini terbit tahun 1925 awalnya dengan judul “The Law of Success” dan kemudian dirilis kembali sebagai sebuah kursus belajar di rumah, termasuk volume ketujuhbelas seri “Mental Dynamite” hingga 1941.
Sepanjang proses menulis, Hill menekankan pada nilai-nilai kebebasan, demokrasi, kapitalisme, dan harmoni sebagai pondasi sukses. Ia lalu mengatakan keberhasilan AS selama 2 abad terakhir juga berkat “Philosophy of Achievement”. Hill yakin bahwa emosi negatif seperti ketakuan dan sikap egois menjadi biang keladi kegagalan.
Salah satu kisah inspiratif yang ia tulis ialah mengenai anaknya sendiri Blair, yang ia katakan sebagai inspirasi bagi dirinya. Anaknya terlahir memiliki kekurangan pendengaran dan dokter yakin ia akan mampu mendengar atau berbicara sepanjang hidupnya. Namun, Blair tumbuh sebagai manusia normal dan mampu berbicara dan mendengar hampir serupa manusia normal karena keyakinannya yang teguh.
Buku-buku Hill terjual laris jutaan kopu di seluruh dunia, filosofinya masih dicari oleh banyak orang hingga sekarang. Hill meninggal bulan November 1970 dan meninggalkan warisan bagi umat manusia yang menginspirasi hingga masa datang.
Bagi entrepreneur, Hill juga sebuah inspirasi. Ia banyak ditawari berbagai pekerjaan yang menggiurkan dengan jaminan kemapanan selama hidupnya, namun ia tidak pernah tetap bekerja dalam satu posisi selama waktu yang lama dan kadang menolak tawaran pekerjaan yang bergaji tinggi. Ia selali mencari sesuatu yang lebih hingga ke titik di mana ia tidak ada pilihan lain selain menghadapi risiko yang ada tanpa banyak berpikir dan menimbang-nimbang untuk dirinya sendiri dan bahkan orang-orang yang ia kasihi. (berbagai sumber/ *Akhlis)