Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
Ubah Telepon Iseng Jadi Pundi Uang Hits : 1437 PDF Cetak E-mail
Kamis, 12 April 2012 09:00
prankdial0412Untuk Fahim Saleh, telepon iseng (prank call) lebih dari sekadar kenangan masa remajanya; telepon-telepon iseng bagi Saleh adalah uang makannya.

Pria 25 tahun ini memulai PrankDial.com ketika masih duduk di bangku SMA dan membuat situsnya itu menjadi bisnis kecil yang menguntungkan. Saleh juga mengembangkan proyek web dan aplikasi lainnya, tetapi lelucon klasik prank call yang biasa dilakukan ketika seorang remaja menginap di rumah temannya ini masih populer.

Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengirim keluarga dan teman-teman mereka salah satu dari lebih dari 100 rekaman telepon iseng yang disiapkan Saleh dan timnya. PrankDial.com bahkan dirujuk untuk memeriahkan April Mop, sebuah hari dalam tradisi Barat yang membebaskan kita mengerjai orang lain.

Huffington Post, pekan lalu, melansir pengguna situs ini dapat mengirim hingga tiga panggilan gratis per hari. Meski begitu, tidak semua orang menyukai lelucon semacam ini. Saleh sering menerima panggilan dari polisi, yang mengatakan warga tertentu sudah muak dengan telepon iseng.

Saleh mengaku, akan selalu ada orang yang menyalahgunakan situsnya. Tapi pihaknya mencoba membantu orang-orang yang dilecehkan dan menaruh pembatasan pada berapa banyak mereka dapat membuat panggilan.

"Kami juga mendorong orang-orang yang dilecehkan untuk masuk dalam daftar yang menolak panggilan iseng dari situs ini," ujar Saleh.

Menurut situs pribadinya, Saleh mendapatkan inspirasi dari pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page. Keduanya, bagi Saleh, adalah "dua pengusaha muda menantang raksasa bisnis dan berhasil." (*/Huffington Post/okezone.com)
 


Another articles:


Add comment


Security code
Refresh

Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version