Reina Otsuka, Populerkan Keasrian Alam Jepang Melalui Ecotwaza
Rabu, 01 Februari 2012 14:36
Perempuan muda ini begitu bangga akan keasrian serta keharmonisan alam tanah kelahirannya, Jepang. Rasa bangganya itupun kemudian dituangkan perempuan bernama Reina Otsuka dengan mendirikan Ecotwaza. Apa itu Ecotwaza?
Ecotwaza Co., Ltd. didirikan Otsuka pada 2006 untuk menanamkan gaya hidup berbasis cinta lingkungan serta memperkenalkan produk-produk ramah lingkungan dari Jepang kepada masyarakat di penjuru dunia. Perusahaannya menyediakan informasi bilingual (dua bahasa) mengenai gaya hidup ramah lingkungan dalam situs greenjapan.com dan dalam sebuah majalah triwulan bertajuk eco+waza.
Perusahaan Otsuka yang namanya merupakan perpaduan antara bahasa Inggris “eco” dari ecology dan bahasa Jepang “waza” yang berarti keahlian atau teknik itu memiliki tiga partner tetap yang semuanya adalah kaum hawa dan partner kontrak, satu tim yang terdiri 20 orang plus para stakeholder yang juga bertugas sebagai mentor. Dalam mengelola perusahaannya, Otsuka menerapkan visi perusahaan berkonsep baru dan unik yakni rata, seperti amuba dan terbuka. Konsep ini juga diterapkan saat Ecotwaza memperluas daya jangkau perusahaannya ke dunia internasional.
Perempuan yang telah menyukai isu-isu lingkungan sejak usia 10 tahun itu berperan sebagai CEO & President dalam Ecotwaza. Seperti dilansir dari laman The Next Women, Selasa 31 Januari 2012, ketertarikan Otsuka akan isu-isu seputar lingkungan, khususnya polusi udara, berawal ketika dirinya dinyatakan menderita asma. Minatnya terus berkembang seiring usianya bertambah dan semakin terasah ketika duduk di bangku sekolah dan universitas.
Sebagai pemimpin perusahaan, Otuska juga berperan aktif dalam sejumlah proyek yang miliki kaitan erat dengan teknologi lingkungan berskala kecil, pengembangan produk nan ramah lingkungan serta memperluas jaringan bisnis secara global di antara perusahaan berbisnis kecil dan menengah yang mempunyai visi khusus terhadap lingkungan serta sosial.
Atas kesuksesannya membawa keharmonisan alam Jepang dan tak lelah memperkenalkan gaya hidup ramah lingkungan, perempuan tangguh yang pernah menjelajahi 30 negara dengan cara backpacking itu sukses mengantongi penghargaan U.S. Ambassador’s Entrepreneurship Award dan Best Woman Entrepreneur untuk kategori Start-up Phase. Keduanya diperoleh pada tahun yang sama yaitu 2010 silam. (*ely/image:ecotwaza.com)
Keramahan Membawa Berkah Keramahan Bu Rudy ternyata bukan isapan jempol. Usai menggoreng tahu, Bu Rudy beranjak masuk ke toko menuju depot makan... Selanjutnya...