Xiuli Hawken, Ubah Penampungan Militer Jadi Pusat Perbelanjaan
Perempuan berusia 48 tahun ini tercatat sebagai pengusaha terkaya di Inggris seperti yang diinformasikan The Sunday Times baru-baru ini. Menempati posisi ke-61, Xiuli Hawken yang berasal dari China, ditafsir memiliki kekayaan sebesar 1,06 miliar poundsterling. Harta kekayaannya itu diperolehnya dengan cara mengubah penampungan militer bawah tanah menjadi pusat perbelanjaan.
Xiuli Hawken terlahir di Harbin, wilayah utara China, dengan nama Dai Xiuli. Perempuan lulusan Universitas Heilongjang di bidang kesusasteraan tahun 1986 ini bertemu dengan suaminya Anthony Hawken di London saat dirinya memutuskan untuk hijrah ke Inggris dengan minat mempelajari bahasa Inggris lebih dalam lagi. Setelah menikah dengan Anthony yang bekerja sebagai guru, Xiuli sempat bekerja di konsultan keuangan selama beberapa saat. Kemudian, ia memutuskan untuk meninggalkan dunia pekerjaannya dan memulai membangun kerajaan bisnisnya, Renhe Commercial Holdings. Xiuli beserta suami dan anak semata wayangnya kembali ke China untuk merealisasikan mimpinya tersebut.
Bersama dengan Renhe Commercial Holdings, Xiuli yang piawai melihat peluang bisnis ini mengubah barak penampungan militer bawah tanah yang telah tak terpakai menjadi pusat perbelanjaan. Mengajak saudara lelakinya, Dai Yongge, Xiuli pun melakukan ekspansi usaha yang semula hanya terpusat di Harbin hingga mampu merambah ke daerah lain di China seperti Zhengzhou, Shenyang, Guangzhou dan Shenzhen. Tak puas dengan hal itu, Xiuli yang ternyata penggemar sepakbola, menyalurkan hobinya dengan menjadi pemilik Klub Sepakbola Shaanxi Chanba dan mencatatkan diri sebagai pengusaha perempuan pertama yang pemilik klub sepakbola di tanah kelahirannya tersebut.
Kini, Xiuli lebih banyak menghabiskan waktu di China untuk mengurus bisnisnya sementara sang suami kembali ke London untuk membesarkan buah hati mereka. Meski telah mengantongi miliaran poundsterling, namun kehidupan sederhana kedua pasangan miliarder itu nyaris tak berubah. Hingga beberapa minggu lalu, Xiuli tetap mempertahankan kediaman berkamar tiga sebagai domisilinya di London dan suaminya pun masih kerap terlihat mengendarai mobil kesayangannya, Nissan, yang telah dimilikinya selama tujuh tahun. (*/Ely)