Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
women-section
Sue Harnett, Membidik Untung dari Foto Olahraga Hits : 1334 PDF Cetak E-mail
Senin, 09 Januari 2012 14:36

Sebagai mantan pebasket putri di tim All-American ketika mengenyam pendidikan di Duke University, AS, pada era 1980-1990, Sue Harnett benar-benar tahu teknik membidik yang tepat. Kemampuan membidik itu tak hanya keahlian mencetak poin dengan menembakkan bola basket ke dalam keranjang tapi juga teknik membidik obyek melalui lensa kameranya. Berbekal kemampuannya itu, iapun membangun bisnis yang bergerak di bidang jasa pemotretan khusus untuk event olahraga.

 

sue_harnettPerusahaannya yang bernama Replay Photo mengelola beberapa toko online foto untuk para atlet di perguruan tinggi serta olahragawan profesional. Replay juga disebut-sebut sebagai pemegang lisensi eksklusif GigaPixel FanCam yang memadukan toko online dengan aplikasi media sosial yang memberi kesempatan user untuk mencari serta men-tag diri mereka sendiri dalam bidikan high-definition.

 

“Setiap orang suka mengabadikan momen atau pertandingan besar menjadi sesuatu yang bisa mereka miliki selamanya,” ujar Harnett. “Bagi kami, hal itu berkenaan dengan berbagi momen-momen tersebut.”

 

Ide merintis Replay datang pada tahun 2002 saat ia bekerja sebagai administrator layanan kesehatan dan relawan di departemen atletik Duke University, sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luangnya. Seiring perjalannya sebagai relawan, ia diminta direktur departemen atletik untuk mengambil foto atlet dan ajang di bekas almamaternya tersebut sebagai sumber penghasilan baru. Setelah mengabadikan ke dalam lembaran foto, Harnett baru mengetahui bahwa foto-fotonya itu bisa mendatangkan penghasilan cukup tinggi.

 

Dengan tabungan pribadinya dan peranan dua orang partnernya, Harnett menghabiskan waktu selama beberapa bulan menyusun database untuk keperluan toko online-nya. Iapun mempekerjakan programmer untuk mendesain dan membuat website. Pada 2005, ia berhenti dari pekerjaan layanan kesehatannya dan fokus mengembangkan Replay.

 

Di awal-awal perintisannya, perusahaan milik Harnett memiliki tujuan yang sangat sederhana dan hanya fokus pada proyek di Duke University, di mana ia membayar lisensi kepada pihak universitas atas setiap foto yang berhasil dijualnya. Beberapa tahun kemudian, setelah ia menemukan investor, Harnett menambah pegawai serta melakukan serangkaian ekspansi dan mulai menawarkan jasa ke beragam universitas.

 

Pada awal 2011, Replay membuka jalur kerja sama dengan FanTech yang berbasis di Afrika Selatan dan menandatangani kontrak eksklusif selama lima tahun. Kerja sama itu memberi kesempatan FanTech untuk menjual foto-foto FanCam di AS. Teknologi itu melahirkan 360 derajat, 5 juta pixel foto-foto tempat keramaian di berbagai ajang. Fans atau user yang kebetulan sedang berada di keramaian itu bisa mencari diri mereka, memperbesar foto diri mereka, membelinya serta meng-upload-nya di Facebook atau Twitter.

 

Meski Harnett tak ingin mengumbar pendapatan perusahaannya kepada publik tapi ia menyebut Replay sebagai “multimillion-dollar business” dan menyatakan bahwa prosentase omzetnya meningkat setiap tahunnya sekitar 25 hingga 30 persen.

 

Untuk mendukung pernyataannya itu, ia menyebutkan ratusan kliennya termasuk diantaranya yaitu 140 perguruan tinggi dan universitas, pewaralaba NFL dan NBA serta program perjalanan ESPN College GameDay. Seperti dilansir dari laman Entrepreneur, bulan November 2011, Replay akan melebarkan sayap dengan merambah obyek olahraga lain yang dibidiknya yakni sepakbola dan lari. (*ely/image:ReplayPhotos.com)

 


Another articles:


Add comment


Security code
Refresh

Gambar
Juliana Melatih Insting Berjualan Sejak Masa Kecil
Hobi merawat diri dan memiliki jiwa bisnis membuat dr. Juliana Pateh membangun kerajaan bisnis kecantikannya sendiri.... Selanjutnya...
Gambar
Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu tampaknya bisa menggambarkan bisnis yang tengah digeluti Mira Pratiwi.... Selanjutnya...
Gambar
Jelang Lebaran, Bisnis Mukena Laris Manis
Jelang Ramadan, sejumlah produsen mukena mulai mengantisipasi lonjakan permintaan. Begitu juga Eka Prasetyo Rini,... Selanjutnya...
Gambar
Donna Riana, Ingin Wujudkan Mal Online
Tidak ada kata terlambat untuk mengejar passion. Kata-kata itulah yang memovitasi Donna Riana Bismarak untuk memulai... Selanjutnya...
Gambar
Kisah Sukses Nutty Nurhayati Berbisnis Busana Muslim
Mulai berjualan busana muslim sejak masih duduk dibangku kuliah, Nutty Nurhayati kini telah memiliki brand busana... Selanjutnya...
Gambar
Rahasia Sukses Berbisnis dari Martha Tilaar
Setiap perempuan punya potensi untuk menjadi pemimpin dan menginspirasi. Asalkan ada kemauan, terus berusaha, dan... Selanjutnya...
Gambar
Strategi Dasar dalam Berbisnis Kuliner
Usaha kuliner adalah salah satu usaha yang tidak akan habis dimakan zaman, karena setiap waktu manusia membutuhkan... Selanjutnya...
Gambar
Inilah Resep Merintis Bisnis Mode
  Bisnis mode saat ini makin dilirik karena pasarnya yang cukup luas, terutama di Indonesia. Maklum, pakaian... Selanjutnya...
Gambar
Kunci Sukses Menjadi Mompreneur
Sebagai mompreneur, Anda memiliki dua pekerjaan penuh-waktu. Anda tidak hanya menjalankan bisnis sendiri tetapi secara... Selanjutnya...
Gambar
Tips Merintis Bisnis Busana Muslim
Busana muslim, kini menjadi bisnis mode yang dilirik karena pasarnya yang cukup luas, terutama di Indonesia. Semakin... Selanjutnya...
Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version