Kelahiran 9 April 1979 ini boleh dibilang sosok di balik sukses PT Selamat Sempurna (SS) menggarap pasar luar negeri. Di bawah kendalinya, ekspor SS yang semula menjangkau 60 negara, kini merambah 100 negara. Penjualan pun meningkat: pada 2001 masih US$ 20 juta, 6 tahun kemudian menjadi empat kali lipat senilai US$ 80 juta. Tahun pertama sejak memimpin divisi ekspor, penjualan SS mampu disodok ke angka US$ 52 juta. “Tentu saja, itu bukan semata kerja saya, tapi juga kerja tim,” ucap lelaki bernama Albert Arifin yang bergelar Master Pemasaran dari Universitas Tarumanagara ini.
Meski diakuinya tidak mudah, berkeliling ke berbagai negara untuk menjual filter dan radiator mobil merek Sakura — produk andalan SS — memberi keasyikan tersendiri bagi Albert. “Apalagi untuk pasar Amerika dan Eropa, mereka tidak langsung percaya produk dari Indonesia,” katanya. Namun, bersama timnya, ia pelan-pelan melakukan penetrasi pasar. Secara terjadwal, mereka menyambangi berbagai negara. “Kami berkeliling, mengikuti pameran otomotif internasional, presentasi dan bahkan mengundang mereka melihat pabrik kami di Cikupa dan Jakarta Utara,” tuturnya. Kunci menguasai pasar ekspor, menurutnya, adalah memberikan produk dan pelayanan yang melebihi produk sejenis dari pemain lain.
Albert mengawali karier di SS setelah bergelar sarjana akuntansi dari Universitas Tarumanagara sebagai staf divisi ekspor. Dua tahun berselang, ia dipercaya menangani pasar Eropa. Tahun 2004, selain Eropa, ia juga dipercaya menambah jangkauan pasar, yaitu Australia. Setahun kemudian, pria asal Singkawang, Kalimantan Barat, ini dipercaya menangani seluruh pasar ekspor SS. Kini Amerika Selatan, Amerika Tengah, Asia Tengah dan Eropa Timur merupakan pasar yang sedang digenjotnya. (SWA)