Mengantongi pengalaman sebagai Consultant and Head of Service & Loyalty Practice MarkPlus&Co. bidang teknologi informasi dan telekomunikasi selama delapan tahun, mengantarkan Lydia Budianto dipercaya PT Hewlett-Packard Indonesia sebagai Manajer Pengembangan Bisnis Printer Multifungsi. Di perusahaan asal Amerika Serikat itu, dia bertanggung jawab atas pengembangan dan pemasaran merek, peningkatan penjualan, dan perluasan pasar printer multifungsi di Indonesia. "Berbekal pengalaman sebagai konsultan, saya jadi paham produk, bentuk pemasaran, dan layanan seperti apa yang dibutuhkan konsumen printer Indonesia," ujarnya.
Menurut Lydia, HP Indonesia is not just selling a printer, but selling total solution. Artinya, HP Indonesia menawarkan solusi total bagaimana menggunakan printer yang dapat mengefisienkan biaya proses bisnis secara keseluruhan. "Saya dan tim tidak takut menghadapi persaingan. Karena kami percaya produk kami banyak memberikan nilai tambah, bukan hanya menawarkan harga jual yang terjangkau. Jika konsumen puas dengan nilai tambah kami, harga bukan jadi acuan lagi. Inilah yang selalu kami sampaikan dalam setiap aktivitas pemasaran dan penjualan kami," kata lajang kelahiran 25 September 1978 ini.
Bersama tim, Lydia mampu membuat produk printer multifungsi HP, khususnya laser jet, menguasai pangsa pasar sekitar 63% dari total pasar printer laser jet di Indonesia. Namun, ia tidak mau cepat puas diri karena ia percaya mempertahankan posisi itu jauh lebih sulit daripada menaikkan angka. “Terlebih di dunia bisnis TI yang sangat dinamis, persaingan yang semakin ketat, dan konsumen yang demanding dewasa ini,†lulusan Universitas Trisakti dan Master Bisnis dari Universitas Strathclyde, Inggris ini menegaskan. (*/SWA)