Diam-diam salah satu presenter Tya Ariestya mempunyai bisnis memasarkan produk batik di Jakarta. Meski batik Pekalongan, tapi tetap saja dia yang membuat desainnya.
Sementara batik yang dipasarkannya belum dijual di outlet tertentu tetapi bisa ditemukan di sejumlah bazar yang diselenggarakan di beberapa tempat di Jakarta. Tujuannya biar orang bisa mengenal lebih dahulu.
"Ini masalah strategi pemasaran saja. Saya rasa awalnya memang harus berkeliling pameran ke pameran supaya orang tahu dulu aku jualan batik seperti waktu di kemang saya ikut dan banyak banget yang membeli," ungkap Tya yang ditemui Tribun di Hotel Mandarin Orential Jakarta.
Apalagi, aktivitas bisnis yang dilakukannya sejak tiga bulan yang lalu. Lantas apakah pemasarannya berkeliling dari bazar ke bazar? "Ya bukan begitu. Saya sudah mempunyai rencana untuk membuat outlet. Bukan sekarang, yang pasti tahun ini dan gak asal bikin. Jadi semuanya harus siap dulu," ungkapnya.
Mantan kekasih penyanyi Irwansyah ini mengaku memilih bisnis ini batik ini bukannya tanpa alasan. Pemilik sabuk hitam taekwondo ini ingin mensosialisasikan batik di kalangan muda, SMU hingga kalangan mahasiswa.
"Karena memang untuk kalangan muda harganyapun sangat terjangkau.Ya antara Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu saja. Itu batik tulis loh," kata Tya sedikit berpromosi.
Tya mengaku belajar untuk berbisnis ini dari membaca buku. Di samping itu, dirinya mempunyai banyak teman yang mau diajak berbagi dan tidak pelit untuk membagi kiat-kiat bisnis. (*/Tribun)