Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
women-section
Juliana Melatih Insting Berjualan Sejak Masa Kecil PDF Cetak E-mail
Selasa, 18 Juni 2013 10:38

juliana pateh

Hobi merawat diri dan memiliki jiwa bisnis membuat dr. Juliana Pateh membangun kerajaan bisnis kecantikannya sendiri. Kini bisnisnya berkembang menjadi perusahaan yang memproduksi produk perawatan kulit, tata rias dekoratif, hingga parfum.

“Dari kecil saya memang tidak bisa diam dan senang berjualan. Kebetulan saya juga senang merawat diri dan kuliah kedokteran, sehingga saat itu aku berpikir apa yang ada saat itu aku jalankan sebagai bisnis,” ungkap Juliana, Pemilik PT Yabeta Indonesia, kepada Investor Daily.

Maka pada 2004, dengan bermodal Rp 12 juta, berdirilah klinik kecantikan VZ Clinic di wilayah Depok, Jawa Barat. Konsumennya cukup banyak, mulai remaja hingga ibu-ibu. Kebutuhan mereka tak cuma facial dan sejenisnya, tetapi juga butuh produk perawatan kulit.

“Kebanyakan butuh produk untuk whitening dan acne. Saya kemudian meracik sendiri produk tersebut dan banyak yang cocok,” tutur dokter kelahiran 33 tahun itu.

Selain dipakai untuk klinik sendiri, produk whitening dan acne itu juga didistribusikan ke klinik-klinik kecantikan lainnya yang dimiliki oleh rekan-rekannya sesama dokter. Tak disangka, produksi skin care milikinya berkembang pesat hingga mengalahkan bisnis klinik kecantikannya sendiri.

“Tahun 2008, akhirnya saya putuskan menjual klinik tersebut, lalu mendirikan perusahaan PT.Yabeta Indonesia dan fokus memproduksi produk skin care dengan merek VZ,” ungkap Juliana.

Modal yang ia kucurkan untuk memproduksi "skin care" saat itu tak besar, tak sampai Rp200 juta. Skala produksinya memang masih kecil dengan karyawan hanya 10 orang. Dalam sehari, tak sampai ratusan kilogram skin care yang diproduksinya. “Tapi kini produksi Yabeta sudah mencapai hampir 10 ton per hari untuk seluruh rangkaian skin care dari tiga merek yang kami bangun,” jelas Juliana yang kini memiliki 250 karyawan.

Ya, tak hanya mengembangkan merek VZ, Juliana juga mengembangkan merek Nefertiti dan My Skin untuk skin care. VZ dikhususkan untuk pasar klinik kecantikan, Nefertiti untuk mass market, dan My Skin untuk klinik kecantikan kelas atas.

Produk ketiga merek tersebut terdiri atas rangkaian facial wash, toner, cleansing milk, daily cream, sun block, dan night cream. Seluruh rangkaian tersebut dibuat untuk dua jenis kebutuhan, yaitu untuk mencerahkan kulit dan jerawat.

”Masyarakat kita masih banyak yang menginginkan kulit cerah dan bebas dari jerawat,” jelas dia.

Gandeng Aktris Febi Febiola

Secara kualitas, Juliana berani berhadapan dengan produk dari merek ternama. Bahan dasarnya pun menggunakan bahan-bahan alami, seperti ekstrak cammomile dan lidah buaya.

Sedangkan untuk efek whitening menggunakan esktrak bunga daisy yang memiliki enzim yang cara kerjanya mirip dengan hidroquinon dengan efek mencerahkan kulit.

Produk Yabeta pun, kata dia, menggunakan teknologi nano sehingga dapat masuk ke dalam lapisan kulit dalam.

Tak hanya skin care, Juliana juga mengembangkan bisnisnya ke tata rias dekoratif serta eau de parfum (parfum) dan body mist.

Untuk parfum dan body mist, Yabeta menggandeng aktris Febi Febiola sebagai kreatif dan menamkan koleksi wewangiannya dengan merek Febiola Parfum.

“Febi itu ternyata berjiwa entrepreneur. Dia gak cuma sharing modal 50% saja untuk parfum, tetapi juga dia sumbang ide kreatif dan memberikan seminar kepada anak-anak muda bagaimana menciptakan produk dan merek, serta bagaimana menjualnya agar laku,” tutur Juliana.

Dari mendistribusikan ke toko-toko, akhirnya kini Yabeta melakukan inovasi pemasaran lewat online. Pihaknya menggandeng marketing online lewat febiolaparfum.com.

Kini, dalam sehari tak kurang 100 botol parfum dan body mist terjual kewat marketing online tersebut. Yabeta sendiri memiliki kapasitas produksi parfum sebanyak 5.000 botol per bulan, sedangkan body mist 25.000 botol per bulan. (bn)

 
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

Halaman 1 dari 636
Gambar
Mary Kay Ash: Entrepreneur Wanita Paling Berpengaruh di Abad 20
  Lahir 12 Mei 1918, di Hot Wells, Texas, Mary Kay Ash meninggalkan tempat kerjanya setelah menyaksikan pekerja lain... Selanjutnya...
Gambar
Zhang Yin, Pelopor Bisnis Pengolahan Limbah
Zhang Yin, sukses mengembangkan industri limbah kertas menjadi industri besar dunia. Selain mempelopori di bisnis ini... Selanjutnya...
Gambar
Lima CEO Paling Cantik di Dunia
Syarat utama sebuah perusahaan bisa maju, ketika sang pemimpin memiliki kemampuan manajerial yang ciamik. Tidak peduli... Selanjutnya...
Gambar
Tinggalkan Google untuk Berbisnis Sendiri
Pada tahun lalu, Anastasia Leng memutuskan untuk meninggalkan kenyamanan hidup dengan bekerja di Google dan memulai... Selanjutnya...
Gambar
Aimi Duong: Jual Bantal demi Sejahterakan Perajin
Aimi Duong, salah satu pendiri bisnis bantal dengan misi perdamaian “Oimei Co” memancarkan semangat positifnya.... Selanjutnya...
Gambar
Rahasia Sukses Berbisnis dari Martha Tilaar
Setiap perempuan punya potensi untuk menjadi pemimpin dan menginspirasi. Asalkan ada kemauan, terus berusaha, dan... Selanjutnya...
Gambar
Strategi Dasar dalam Berbisnis Kuliner
Usaha kuliner adalah salah satu usaha yang tidak akan habis dimakan zaman, karena setiap waktu manusia membutuhkan... Selanjutnya...
Gambar
Inilah Resep Merintis Bisnis Mode
  Bisnis mode saat ini makin dilirik karena pasarnya yang cukup luas, terutama di Indonesia. Maklum, pakaian... Selanjutnya...
Gambar
Kunci Sukses Menjadi Mompreneur
Sebagai mompreneur, Anda memiliki dua pekerjaan penuh-waktu. Anda tidak hanya menjalankan bisnis sendiri tetapi secara... Selanjutnya...
Gambar
Tips Merintis Bisnis Busana Muslim
Busana muslim, kini menjadi bisnis mode yang dilirik karena pasarnya yang cukup luas, terutama di Indonesia. Semakin... Selanjutnya...
Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version