Dalam situasi ekonomi sulit seperti sekarang ini, membuka usaha sendiri merupakan solusi muda untuk menambah keuangan keluarga. Banyak sekali bisnis yang bisa ditekuni untuk mendapatkan penghasilan.
Seperti bisnis usaha penjualan jam tangan yang dijalankan Hartati. Dengan modal Rp50 juta, wanita 30 tahun ini memulai bisnis penjualan jam tangan di mal Makassar Trade Centre (MTC) Karebosi.
"Modal saya untuk membuka usaha Rp50 juta dari uang tabungan dan pinjaman kredit usaha dari salah satu bank yang ada di Makassar," kata Hartati seperti dikutip dari ujungpandangekspres.com.
Menurut Hartati dengan modal pas-pasan dan keberanian, dirinya pun membuka Toko Aiwan di MTC. Karena melihat peluang usaha tersebut sangat menjanjikan. Semua orang sangat membutuhkan jam tangan sebagai pemberi informasi waktu. Apalagi bagi bagi para pekerja yang selalu dikerja oleh waktu dalam menyelesaikan tugas.
Seiring perkembangan waktu dan gaya hidup, jam tangan tidak hanya sebagai penunjuk waktu, tetapi sudah menjadi pemanis penampilan seseorang. Perubahan mode yang begitu pesat di bidang fashion menjadi prospek yang disikapi Hartati untuk serius dalam menjalankan usahanya. Di mana para remaja bahkan orang dewasa ingin selalu tampil modis dan up to date dalam mengikuti trend mode yang sedang booming.
"Peluang itu yang menjadi motivasi saja untuk membuka usaha berjualan jam tangan," ujarnya.
Selain itu, alasan Hartati untuk membuka usaha jam tangan karena, suaminya juga pernah bekerja di toko jam tangan, jadi bisa ada masukan pengalaman dalam menjalankan usaha.
"Suami saya pernah bekerja di toko jam tangan. Karena melihat peluang usaha itu sangat menjanjikan, maka akhirnya saya dan suami sepakat untuk memulai usaha jam tangan," ungkapnya.
Dengan pengalaman sang suami bekerja di toko jam tangan selama 6 bulan, menjadi masukan buat Hartati dapat mengetahui jam tangan yang paling dicari oleh pelanggan dan bisa up date tentang model jam tangan.
Berkat ketekunan dan keseriusan Hartati, usaha jam tangannya masih bertahan hingga kini. Terutama yang diberikan adalah pelayanan yang ramah dan sopan. Selain menjual jam tangan, Toko Aiwan juga menerima perbaikan jam tangan.
"Kami juga menerima perbaikan jam, jika ada jam pelanggan yang rusak dan hendak diperbaiki," terangnya.
Soal harga, Toko Aiwan memberikan harga jam tangan bervariasi sesuai dengan ukuran, model dan merek, mulai Rp25 ribu hingga Rp250 ribu. Sedangkan untuk perbaikan jam tangan diberikan harga sekira Rp20 ribu hingga Rp40 ribu tergantung tingkat kondisi kerusakan. Dari usaha jam tangan itu, Hartati bisa meraup keuntungan bersih hingga Rp20 juta per bulan. Pemilik Toko Aiwan ini pun bercita-cita untuk mengembangkan usahanya.