Ciputra Entrepreneurship

Ciputra Entrepreneurship

Tisu dari Kulit Pisang

26 Jul 2013 Hits : 2,358

Selain dapat dijadikan bahan baku yoghurt, ternyata kulit pisang juga bisa diolah menjadi tisu. Inovasi kreatif ini merupakan karya lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yakni Jovita Ridhani, Laela Mukaromah, Monica Azizu Haqi, Dhani Priantoro, Achmad Sabit N.

Ketua tim, Jovita mengatakan, kulit pisang memiliki tekstur yang tebal dan mengandung selulosa yang merupakan bahan pembuatan tisu. Selain itu, ternyata kulit pisang memiliki kandungan vitamin C, B, kalsium, protein, dan juga lemak yang cukup baik.

"Sehingga kulit pisang memiliki banyak manfaat untuk kulit seperti menghilangkan jerawat, menyembuhkan psoriasis, menghilangkan kutil kecil, membantu luka kering lebih cepat, dan sebagainya," ujar Jovita seperti dikutip dari situs resmi UNY.

Dia menjelaskan, proses pembuatan kulit pisang menjadi bahan baku tisu diawali dengan mencuci bersih kulit pisang dengan akuades. Kemudian, dengan menggunakan sarung tangan, iris kecil-kecil kulit pisang dan keringkan di bawah sinar matahari.

"Campurkan kulit pisang kering, air, dan kristal NaOH dalam panci dengan perbandingan komposisi kulit pisang, air, dan Kristal NaOH. Selanjutnya merebus campuran bahan-bahan tersebut dalam panci besar sampai sekira 1,5 jam dilanjutkan menghilangkan NaOH dengan mencuci sampai bersih agar tidak meninggalkan bau dari larutan pemasaknya," bebernya.

Kemudian rendam kulit pisang tadi dengan larutan kaporit selama satu jam. Setelah dicuci bersih dengan air, haluskan kulit pisang dengan blender. Setelah itu, campurkan talcum sebanyak 1,5 kilogram (kg) ke dalam adonan. Tuangkan adonan halus tadi ke dalam baskom lebar.

Proses selanjutnya adalah menyaring adonan halus tadi dengan menggunakan spons dan kain basah. Kemudian, saring campuran itu (jangan terlalu tebal) di baskom memakai screen sablon. Letakkan screen sablon di atas spons yang sudah dilapisi kain dengan posisi terbalik, gosok sedikit screen dan angkat dengan hati-hati.

"Kemudian tutup dengan kain yang sudah dibasahi. Angkat sepasang demi sepasang dan jemur di tempat yang panas. Selanjutnya, setrika sepasang demi sepasang kemudian membuka kainnya secara perlahan. Langkah selanjutnya adalah melakukan uji ketahanan tarik (tensile strength), uji ketebalan, dan gramatur atau berat dasar kertas tisu," tutup Jovita. (as)