Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
kembangkan-uang-section
Menyulap Lahan Kosong Menjadi Sumber Profit Hits : 10411 PDF Cetak E-mail
Jumat, 26 Agustus 2011 10:25
lahan_kosong

Lahan kosong adalah aset. Tapi sayangnya, banyak orang yang belum memanfaatkannya sebagai sumber profit. Sebagian besar dikarenakan minimnya pengetahuan khalayak mengenai peluang agrobisnis atau peluang usaha lain yang bisa diterapkan pada lahan kosong tersebut.

 

Meraup profit dari lahan kosong, baik yang luas ataupun yang sempit, membutuhkan perencanaan matang serta transparan. Mengapa? Sebab, hal tersebut tak hanya berhubungan dengan modal saja melainkan dengan tenaga kerja. Berikut adalah informasi yang bisa dijadikan panduan bagi Anda yang ingin memanfaatkan lahan sebagai sumber profit.

 

Lahan Sempit

  • Lahan sempit bisa dipergunakan untuk memelihara ternak seperti ayam, kelinci atau hewan lain yang bisa menghasilkan profit bila dibudidayakan. Untuk mengurangi biaya pakan ternak yang memakan rumput, budi dayakan mereka di kandang terbuka bila lahan Anda berumput.
  • Lahan sempit juga dapat dipergunakan untuk membudi daya tanaman atau bunga eksotis. Cermatlah dalam memilih bibit, ada baiknya memilih bibit yang unik agar menghasilkan sayur unggulan atau bunga langka dengan warna mencolok yang jarang ditemui khalayak.
  • Selain untuk budi daya ternak dan tanaman, lahan yang sempit juga bisa dimanfaatkan sebagai venue yang bisa disewakan, misal untuk lahan parkir (jika lahan Anda terletak di tengah kota), tempat hiburan mini, dll. Jika lahan kosong Anda sudah dipergunakan untuk budi daya tanaman atau ternak, Anda bisa menambah penghasilan dengan melakukan pelatihan mengenai tata cara menanam atau memelihara ternak dengan cara organik misalnya. Membuka resto yang menawarkan hidangan dari “kebun” atau “kandang” mini Anda juga dapat dilakukan untuk menambah pundi-pundi profit.

 

Lahan Luas

  • Pemanfaatan lahan yang luas hampir mirip dengan lahan yang sempit, yakni bisa dipakai untuk lokasi budi daya ternak atau tanaman, hanya saja skalanya lebih luas dan Anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan keduanya dalam satu area.
  • Bila tak ingin bersusah payah namun tetap ingin menjaga keasrian lahan kosong Anda, sewakan saja kepada pelaku agrobisnis yang mungkin membutuhkan lahan untuk ekspansi bisnisnya. Dengan demikian, Anda bisa memeroleh profit dari biaya sewa tersebut.
  • Jika lahan Anda terletak di tengah kota, buatlah kontrakan atau kos-kosan yang bisa disewakan. Bila tertarik dengan bisnis ini, Anda perlu memerhatikan aturan-aturan pemerintah yang berlaku seperti ijin bangunan, dll serta mempertimbangkan juga keasrian kawasan agar kelestarian lingkungan tetap bisa terjaga.
  • Jika lahan Anda terletak di daerah pedalaman, ciptakanlah “hutan” mini atau kebun palawija. Tanami dengan pohon jati atau tanaman rempah yang bisa dipanen sebagai bahan baku obat herbal. Selain bisa menghasilkan uang dan menjadi investasi, bisnis ini juga menghantarkan Anda pada program pelestarian lingkungan.

 

Saran

  1. Manfaatkanlah lahan kosong Anda sesuai dengan aturan serta kaidah yang benar. Jangan sampai usaha Anda merugikan pihak lain atau malah merusak lingkungan. Situs eHow.com memberi tips; sebaiknya mulailah dari skala yang kecil dan bila terrtarik mengelolanya untuk agribisnis, pakailah sistem organik untuk hasilkan produk unggulan nan sehat.
  2. Sebelum memutuskan untuk menyulap lahan kosong menjadi sumber profit, pastikan Anda memiliki surat-surat kepemilikan lahan yang sah atas lahan tersebut agar Anda tak terjerat hukum. (*/ely)
 


Another articles:


Comments  

 
0 #2 2012-01-03 11:55
Numpang Info mas
Ini Ada Info yg Lebih Masuk akal dan bisa di buktikan…. beli bibit Gaharu, 1 Paket harga Rp 350.000, dapat 80 pohon. ditanama selama 7 – 8 tahun, satu pohon bisa menghasilkan 2 kg gubal gaharu seharga Rp 10 jutaan ( harga pasar) . Dapat sertifikat lagi. Ada jaminan pembelian gaharu oleh perusahaan jadi kita gak bingung mo jual kemana. Selagi masih ada umur, mari segera tanam….. untuk tabungan d masa depan. Butuh bibit???Hubungi.. Suwarto. 085227348404
Quote
 
 
+3 #1 2011-08-28 00:18
Di atas tanah seluas 140 meter, aku berhasil menanam 15 pohon kayu mahoni. Kini berusia hampir 2 tahun dan tingginya telah mencapai 4.5 meter. Aku berharap kelak di usia 12 tahun, pohon-pohon itu bisa mulai ditebang. Cukup setiap tahun antara 1-2 batang, dan lalu diganti dengan tanaman baru, agar kelestariannya tetap dapat dijaga.Aku berharap mendapat harga yang ekonomis sebagai imbalannya.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Gambar
Cara Cerdas Membuka Usaha Pusat Kebugaran
Selain fasilitas olahraga yang ada di Indonesia sangat minim. Ditambah, gaya hidup dan kesibukan yang dijalani oleh... Selanjutnya...
Gambar
Panduan Belajar Bisnis Forex Bagi Pemula
Forex adalah sebuah investasi  yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari... Selanjutnya...
Gambar
Dua Paket Kemitraan dari Master Bebek
Kuliner olahan bebek dan ayam termasuk menu yang paling banyak peminat. Makanya, pemain-pemain baru di bisnis kuliner... Selanjutnya...
Gambar
Tawaran Kursus Bahasa Inggris dari English Bright
Usaha kursus bahasa Inggris tidak pernah sepi peminat. Maklum, dengan menguasai bahasa Inggris orang akan lebih mudah... Selanjutnya...
Gambar
Anda Punya Modal Rp 100 Juta? Bukalah Bisnis Rental Mainan Anak
Jenis mainan yang kian beragam dan tingginya kesadaran orangtua memberi mainan edukatif membuka celah usaha penyewaan... Selanjutnya...
Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version