Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
kembangkan-uang-section
Meneropong Tawaran Usaha Steik Harga Kaki Lima Hits : 3216 PDF Cetak E-mail
Kamis, 12 April 2012 11:44
stik0412Kendati identik dengan makanan barat, steak atau steik sudah memiliki banyak penggemar di Indonesia. Awalnya, daging sapi panggang ini memang tergolong makanan mewah dan hanya disajikan di hotel-hotel berbintang. Namun, kesan itu hilang seiring maraknya kafe atau restoran yang menjajakan steik.

Bahkan, tak sedikit gerai steik skala kaki lima bermunculan di pinggir jalan. Kendati sudah menjamur, toh steik tetap diburu konsumen. Tak heran, bila pengusaha makanan ini terus bermunculan.

Bahkan banyak di antara mereka yang menawarkan waralaba atau kemitraan. Tawaran kemitraan terbaru datang dari Bedi Miracle Corporation yang berkantor pusat di Yogyakarta. Sebelumnya, Bedi Miracle telah dikenal sebagai pewaralaba Quick Chicken, sebuah restoran yang menghadirkan menu olahan ayam goreng.

Sebagai pendatang baru di bisnis steik, Bedi Miracle menawarkan kemitraan restoran steik bernama Huma Ribs, Steak & Shake. Nana Priyatna, Franchise Manager Bedi Miracle bilang, Huma Ribs mengusung konsep family resto.

Usaha ini berdiri sejak 7 Januari 2012 dan langsung menawarkan kemitraan. "Sebab, saat gerai Huma dibuka saat itu pula ada permintaan menjadi mitra," ujar Nana.

Restoran ini menawarkan steik Iga sebagai salah satu menu unggulannya. Guna menarik pembeli, Huma Ribs memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk meracik dan mengolah sendiri beberapa menu yang dipesannya.

Dalam tawaran kemitraan ini, Huma Ribs mematok investasi Rp 262 juta. Biaya itu sudah termasuk kerja sama lima tahun, peralatan, desain interior, pelatihan karyawan, dan pendampingan kegiatan operasional selama sebulan.

Nana memperkirakan, mitra bisa meraup omzet Rp 118 juta per bulan. Dengan royalty fee 5%, ia mengestimasi, mitra balik modal dalam waktu 17 bulan sampai 24 bulan.

Huma menyajikan puluhan variasi menu dengan harga mulai Rp 7.500-Rp 25.000 per porsi. Dengan harga yang relatif terjangkau, Huma Ribs membidik pasar keluarga, pelajar, dan pekerja.

Saat ini, menurut Nana, Huma telah memiliki 4 gerai. Dua milik sendiri dan sisanya kepunyaan mitra. "Gerai kami ada di Yogyakarta, dan mitra di Semarang," lanjutnya.

Ia berharap, Huma mampu menjadi market leader di kelasnya, serta dapat melebarkan sayap untuk ekspansi ke seluruh daerah. "Kami targetkan 40 gerai tahun ini," katanya. (*/Kontan.co.id)

Bedi Miracle Corporation
Jl. Raya Mejing Wetan No.
Ambarketawang, Gamping, Sleman,
Yogyakarta
Telp 0274-6497391

 


Another articles:


Add comment


Security code
Refresh

Gambar
Cara Cerdas Membuka Usaha Pusat Kebugaran
Selain fasilitas olahraga yang ada di Indonesia sangat minim. Ditambah, gaya hidup dan kesibukan yang dijalani oleh... Selanjutnya...
Gambar
Panduan Belajar Bisnis Forex Bagi Pemula
Forex adalah sebuah investasiĀ  yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari... Selanjutnya...
Gambar
Dua Paket Kemitraan dari Master Bebek
Kuliner olahan bebek dan ayam termasuk menu yang paling banyak peminat. Makanya, pemain-pemain baru di bisnis kuliner... Selanjutnya...
Gambar
Tawaran Kursus Bahasa Inggris dari English Bright
Usaha kursus bahasa Inggris tidak pernah sepi peminat. Maklum, dengan menguasai bahasa Inggris orang akan lebih mudah... Selanjutnya...
Gambar
Anda Punya Modal Rp 100 Juta? Bukalah Bisnis Rental Mainan Anak
Jenis mainan yang kian beragam dan tingginya kesadaran orangtua memberi mainan edukatif membuka celah usaha penyewaan... Selanjutnya...
Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version