Move
Close
Lupa nama pengguna?
Lupa Password?
Pendaftaran

mobile-banner-half

jasa

Banner
Banner
'Green Zone', Gambaran Amerika Yang Sok Tahu Views :926 Times PDF Cetak E-mail
bintanggzHAMPIR tak ada sesuatu yang baru dari Green Zone. Bahwa perang di Irak membawa petaka bagi kedua pihak, orang sudah tahu. Bahwa Amerika bertindak sok tahu dan merasa paling tahu apa yang terbaik bagi bumi Irak, memang begitulah Amerika.

Matt Damon dan Paul Greengrass seakan mempertegas apa yang sudah diketahui orang. Bahwa Irak tidak membangun apalagi menyembunyikan senjata kimia. Dan bahwa Amerika selama ini dibodohi oknum asal negerinya sendiri. Sandiwara belaka. Itu yang terjadi di sana.

Miller (Matt Damon) yang bertugas di Irak merasa kecewa lantaran laporan intelijen belakangan ini tidak lagi akurat. Ini sudah ketiga kalinya mereka kecele. Apa yang disangka markas atau pabrik pembuatan atau tempat persembunyian senjata kimia, hanyalah gudang tua yang sudah tak diotak-atik selama bertahun-tahun.

Kok bisa-bisanya laporan intelijen tidak akurat? Pertanyaan itu selalu saja muncul di benak Miller. Tak heran ia langsung mempertanyakan keabsahan dan akurasi laporan yang baru, yang mengharuskan timnya untuk menyisir lokasi baru atas dugaan persembunyian senjata kimia.

Pertanyaannya ditepis Clark Poundstone (Greg Kinnear). Clark mengingatkan Miller untuk melakukan tugasnya saja, tak perlu repot-repot meributkan hasil laporan intelijen.

Di lokasi baru yang tengah digali, Miller pada akhirnya tertarik untuk mengikuti hasil laporan penduduk lokal yang disapa Freddy (Khalid Abdalla). Inilah pengalaman militer yang sesungguhnya. Freddy menyajikan laporan paling menarik setelah tak sengaja memergoki pertemuan orang-orang penting. Salah satunya Jenderal Al Rawi (Yigal Naor) yang ditakuti.

Merasa tak ada ruginya mengikuti insting, Miller bak kejatuhan rezeki nomplok. Jenderal Al Rawi petinggi militer yang masih menunggu sikap Amerika. Kalau sampai negeri adidaya ini mengabaikan kekuatan militer Irak, ia dan sekutunya akan melawan. Amerika harus melihat Irak masih punya gigi, tak butuh boneka yang bisa disetir dari Washinghton.

Meski tak ada yang baru, Green Zone tampaknya percaya diri dengan nama Greengrass dan Damon. Kalau The Hurt Locker terasa mencekam, Green Zone malah terasa sangat Amerika. Toh Amerika hebat, bisa menertawakan atau mencela dirinya sendiri. Green Zone terbilang film yang menuding kesalahan yang dilakukan pemerintahan Bush. Gara-gara laporan tidak akurat, Washington dipermalukan.

Tetap saja, bukan Amerika namanya jika tak bisa berkelit. Ada saja caranya, intriknya, dan jalannya. Green Zone bukanlah film perang superrumit. Bahkan konflik dan intrik politiknya pun tak terlalu rumit. Amerika negara besar yang mampu menerima kritik terpedas. Entah dengan lapang dada atau tidak, yang jelas Green Zone boleh-boleh saja kok beredar di bioskop sana.

(ati/gur)

 


Another articles:


Add comment


Security code
Refresh

  • Mansome
    Documentary filmmaker Morgan Spurlock examines the subject of male grooming in the age of the metrosexual. Conversations with a diverse array of participants including Will Arnett, Jason Bateman (both of whom also serve as executive producers), Paul Rudd, John Waters, Zach Galifianakis, Judd Apatow, members of ZZ Top and Anthrax, and a variety of fashion experts and sociologists offer colorful insight into the various ways men go about making themselves look presentable. ~ Jason Buchanan, Rovi [more]
  • Phantom Week: The Phantom of the Opera
    Back by popular demand, NCM Fathom and Omniverse Vision bring Andrew Lloyd Webber's The Phantom of the Opera 25th Anniversary Event back to select movie theaters nationwide for a final big screen. Celebrate the 25th anniversary of Andrew Lloyd Webber and Cameron Mackintosh's history-making The Phantom of the Opera with a fully-staged, lavish production, set in the sumptuous Victorian splendor of the Royal Albert Hall. Broadway's longest running show, seen by over 100 million people worldwide, comes to life on... [more]
Copyright © 2010-2012 Ciputra Entrepreneurship
All right reserved