Ciputra Entrepreneurship

Ciputra Entrepreneurship

Darmawan, Memanfaatkan Sisa Potongan Bambu jadi Karya Seni

13 Oct 2010 Hits : 2,955

Tidak ada barang yang tidak berguna. Mungkin itulah pepatah yang dipegang Hernawan, warga Kelurahan Suronatan, Temanggung, Jawa Tengah. Hernawan mampu mengubah sisa potongan bambu menjadi barang hiasan yang bernilai jual tinggi.

Itulah hasil karya Hernawan, warga Kelurahan Suronatan, Temanggung. Dengan peralatan sederhana, seperti gergaji, gunting serta lem kayu, Hernawan mampu mengubah sisa potongan bambu menjadi barang hiasan yang bernilai jual tinggi.

Hernawan mengakui bisnis yang digelutinya ini penuh dengan tantangan. Keuletan dan kesabaran menjadi modal utama dalam bisnis ini. Dengan begitu, Hernawan mampu mengembangkan usahanya tersebut sehingga menjadi bisnis beromset puluhan juta rupiah.

Berbagai kerajinan hasil karya Hernawan di antarannya kursi telepon seluler, miniatur kapal, rumah adat minang dan berbagai bentuk lainnya.

Untuk jenis miniatur kursi ponsel dan bedug, dalam sehari Hernawan mampu membuat sedikitnya 10 buah. Sedangkan untuk jenis miniatur kapal dan rumah gadang, membutuhkan waktu paling tidak selama 3 hari.

Meski tidak mengangkat karyawan, Hernawan yang telah menggeluti usahanya selama 15 tahun, tetap mampu melayani pesanan dari berbagai kota. Namun produksinya akan terhambat jika pada musim hujan sebab akan terkendala dalam proses pengeringan bahan baku.

Berbagai miniatur bambu hasil karya Hernawan dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp25 ribu hingga Rp250 ribu. Selain menggelar dagangannya di pinggir jalan Alun-alun Kota Temanggung, pemasaran produk rumahan ini juga merambah ke berbagai kota di Indonesia bahkan ke luar negeri. (*/MetroTV)