[bagaimana-memilih-bentuk-kepemilikan-bisnis]
24 Apr 2012
Sebagai seorang calon entrepreneur, kita perlu memahami berbagai bentuk kepemilikan usaha. Mengapa? Karena dengan memahami seluk beluk kepemilikan usaha ini, kita bisa lebih mudah menentukan langkah apa yang harus diambil kelak saat harus mengantongi perizinan usaha. Di samping itu, kita akan mendapatkan gambaran umum mengenai berbagai jenis biaya yang harus dipikul, serta kesinambungan jalannya bisnis dalam jangka panjang.
Bentuk kepemilikan usaha ini sangat krusial sehingga kita sebaiknya tidak ceroboh dalam memilihnya. Mendasarkan pilihan pada bentuk usaha yang lebih lazim dijumpai atau kemudahan dalam mendirikan adalah beberapa di antara banyak kekurangcermatan yang harus kita hindari.
Seperti dikutip dari Pengantar Entrepreneurship oleh Serian Wijatno terdapat beberapa bentuk kepemilikan usaha yang dikenal di Tanah Air, yaitu perusahaan perseorangan, yayasan, koperasi, CV, PT, dan firma. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kita terapkan dalam memilah bentuk kepemilikan usaha.
Pertimbangan pajak
Lakukan penelitian yang mendalam tentang konsekuensi pajak dari masing-masing bentuk usaha. Tiap bentuk kepemilikan usaha mempunyai tata cara pembayaran pajak yang berbeda pula. Aturan-aturan perpajakan yang berbeda-beda inilah yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Setelah itu pertimbangkan plus minusnya.
Ukur kapabiltas dalam tunaikan kewajiban
Beberapa bentuk kepemilikan memberikan perlindungan terhadap harta pribadi dalam menyelesaikan kewajiban yang berkaitan dengan usaha. Entrepreneur harus memutuskan sejauh mana mereka mau bertanggung jawab atas kewajiban perusahaannya.
Hitung jumlah modal awal dan masa depan
Setiap bentuk kepemilikan usaha mempunyai kemampuan yang berbeda dalam memperoleh modal usaha. Entrepreneur harus memutuskan bentuk kepemilikan karena akan mempengaruhi arah perkembangan usaha.
Tentukan pengendalian
Bentuk kepemilikan usaha tertentu memberikan wewenang kepada pihak lain untuk menjalankan usaha. Entrepreneur harus memutuskan sejak awal seberapa banyak kewenangan yang bisa ia limpahkan kepada pihak lain.
Ukur kemampuan manajerial
Entrepreneur harus dapat mengukur kemampuan dalam menjalankan bisnis. Jika untuk menutup kekurangan yang ada karena minimnya pengalaman dengan mengajak pihak lain untuk bergabung, entrepreneur harus memutuskan bentuk kepemilikan yang dapat memfasilitasi keinginan tersebut.
Tentukan tujuan bisnis
Seorang entrepreneur yang baik harus dapat memprediksi perkembangan keuntungan bisnis di masa datang. Bentuk kepemilikan dapat mempengaruhi jalannya perusahaan dalam pencapaian tujuan. Perpindahan bentuk kepemilikan ke bentuk yang lain di tengah jalan akan menimbulkan kerumitan dan biaya tinggi.
Rencanakan pengantian manajemen
Entrepreneur memiliki rencana untuk perkembangan perusahaan di masa datang termasuk masalah pergantian kepemimpinan. Beberapa bentuk kepemilikan memberikan kemudahan bagi entrepreneur untuk melakukan peralihan manajemen dengan mulus.
Biaya pembentukan
Entrepreneur harus mempertimbangkan biaya dan manfaat dari bentuk kepemilikan yang dipilihnya. (*/AS)