[rencana-pembelian-sukhoi-terancam-batal] Rencana Pembelian Sukhoi Terancam Batal

Rencana Pembelian Sukhoi Terancam Batal

10 May 2012

Rencana pembelian pesawat penumpang Sukhoi Superjet-100 oleh PT Sky Aviation terancam batal. Direktur Utama Sky Aviation, Krisman Tarigan, semalam mengatakan, bila hasil investigasi menyatakan jika pesawat jatuh karena kondisinya tak layak transaksi kemungkinan dibatalkan. "Kami masih akan merundingkan kembali, karena Sukhoi sudah teruji sebagai pesawat komersial dan diakui badan aviasi Eropa," katanya semalam.

Menurut Krisman, pihaknya tak bisa membatalkan transaksi sebelum hasil investigasi oleh tim yang berwenang diterbitkan. Sky Aviation telah menandatangani perjanjian pembelian pesawat jenis Sukhoi milik Rusia sebanyak 12 unit selama empat tahun mendatang. Total transaksi US$ 380,4 juta. Tiga pesawat akan datang secara bertahap mulai September, November, hingga Desember tahun ini.

Pesawat buatan Rusia itu jatuh dalam joy flight kemarin. Pesawat mengangkut 50 penumpang, termasuk delapan kru pesawat. Di antara penumpang tersebut ada sejumlah wartawan, pejabat dari perusahaan penerbangan Rusia, dan karyawan maskapai penerbangan di Indonesia.

Krisman mengatakan 13 karyawan Sky Aviation ikut dalam pesawat yang jatuh di sekitar Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pesawat lepas landas sekitar pukul 14.20 WIB dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Setengah jam kemudian, pesawat dilaporkan hilang kontak. "Mereka yang hilang sedang ikut dalam joy flight yang diadakan perusahaan Sukhoi. Rencananya, joy flight ini juga akan diadakan di beberapa negara," ujarnya.

Selain itu, maskapai Kartika Airlines termasuk pembeli Sukhoi. Direktur Kartika Airlines, Arifin Seman, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat, sebelum mengambil keputusan ihwal pembelian Sukhoi. Kartika membeli dua pesawat. Rencana semula, pesawat akan tiba pada September mendatang. "Kami masih menunggu, apakah Sukhoi akan memperbaiki kelemahan pesawatnya. Setelah itu, baru bisa memutuskan," katanya kemarin.

Dalam penerbangan kemarin, Direktur Operasional Kartika Airlines, Aan Hasdiana, termasuk salah satu korban hilang. Menurut Arifin, hingga tadi malam dia masih menunggu kabar sejawatnya itu. "Sebelum terbang, saya juga tidak sempat kontak dengan beliau," ucapnya.

Selain di Indonesia, uji coba terbang akan digelar di Kazakhstan, Pakistan, Myanmar, Laos, dan Vietnam. Pesawat dengan kapasitas 98 penumpang ini didesain untuk terbang sejauh 3.048-4.578 kilometer dengan ketinggian 12.200 meter di atas permukaan laut.

Pada Februari lalu, produsen Sukhoi menyatakan berencana mengekspor 10 unit Sukhoi Superjet 100 sepanjang tahun ini. Dalam situs perusahaan, Direktur Utama United Aircraft Corporation, Mikhail Pogosyan, menyatakan kesepuluh pesawat akan dikirim ke Meksiko, Laos, dan Indonesia. (*/Tempo.co)

facebook 

Copyrights © 2009 - 2013