[autentikasi-software-dengan-steganografi-dan-kriptografi]
15 May 2012
Menyembunyikan kode di dalam gambar sudah dilakukan dari sejak dahulu, menggunakannya kembali di jaman komputer serba modern kini, belumlah ketinggalan jaman.
enggunaan gambar digital sebagai alat aktivasi piranti lunak membuat proses autentikasi tidak mudah untuk diserang dan lebih aman jika dibandingkan dengan yang menggunakan teks saja. Teknik yang digunakan adalah Steganografi (menyembunyikan informasi di dalam gambar) dan Kriptografi (mengacak informasi agar tidak terbaca).
Proses aktivasi diawali dengan membuat kode awal yang unik pada pemakai komputer (user). Kode unik tersebut disampaikan ke dan diproses oleh server autentikasi, yang menanamkan kode autentikasi ke dalam gambar. Proses penanaman kode dapat dilakukan pada gambar apapun dan hasil gambar tampak sama walaupun berbeda untuk setiap user. Gambar tersebut kemudian dikirimkan dan diproses di user, dan kode autentikasi dibaca untuk aktivasi piranti lunak.
Potensi Aplikasi:
Proses aktivasi piranti lunak yang baru, bisa digunakan untuk industri pengembangsoftware yang membutuhkan keamanan dalam proses aktivasi, sekaligus sebagai ajang promosi melalui gambar yang digunakan.
Nova Hadi Lestriandoko, S.Kom
Institusi : Pusat Inovasi LIPI
Alamat : Gd. A Lt. 3, Jl. Jend.Gatot Subroto Kav. 10 DKI Jakarta 12710
T/F: +6221 527 6023 / +6221 527 6024
http://inovasi.lipi.go.id; email:inovasi.lipi@yahoo.com (BIC)