[fedisa-rismarini-raup-untung-berkat-bisnis-toples-lucu]
24 Nov 2011
Untuk mendapatkan hasil yang besar, tak selamanya datang dari hal yang besar. Terkadang hal yang kecil dan terkesan sederhana, jika dikemas dengan menarik, akan memiliki nilai jual yang tinggi. Kuncinya adalah kreatifitas dan kemauan dalam menekuni hal tersebut. Buktinya dapat dilihat dari sosok Fedisa Rismarini, seorang ibu rumah tangga, yang sukses menjalankan bisnis kerajinan tangan berbahan flannel. Dari tangan kreatifnya, Ifed, begitu ia biasa disapa, lahirlah beragam karya lucu seperti gantungan kunci, boneka, hingga hiasan toples.
Bermula dari hobi membuat berbagai kerajinan tangan dari bahan flanel, Ifed yang di pertengahan tahun 2009 belum memiliki pekerjaan tetap setelah menikah ini memutuskan untuk menjual beberapa hasil karyanya, seperti gantungan kunci dan boneka flanel. Setelah beberapa lama, idenya berkembang untuk mengaplikasikan flanel sebagai hiasan toples. Tak disangka, dari awalnya hanya coba-coba, produknya malah disukai banyak orang. Pesanan pun membanjir. Kebanyakan pembeli melihat produk-produk Ifed melalui website, http://fedscraft.ariefedisa.com dan Facebook. Dari situ, Ifed pernah menerima orderan toples hingga 5 lusin. Toples buatan Ifed pun tak dipatok dengan harga mahal, masing-masing berkisar Rp 17.000 hingga Rp 20.000 per toples.
Saat ini, produk yang dilabeli merek Ifeds ini sudah tersebar "Beberapa keluarga di Semarang dan Temanggung juga ikut menjualkan. Alhamdulillah banyak yang suka. Sehari bisa memproduksi 10-15 toples dengan model berbeda. Saat ini memang sudah tersebar di beberapa toko di daerah Yogyakarta, juga kota-kota lain seperti Semarang dan Temanggung, ujar Ifed, seperti dikutip dari Tabloid Nova, baru-baru ini.
Berapa banyak keuntungan yang diraup Ifed dari berjualan kemasan unik ini? Ternyata cukup lumayan untuk ukuran industri rumah tangga. Dalam seminggu, Ifed mampu meraih paling tidak Rp 1,7 juta. Jika ada momen istimewa seperti Lebaran dan Natal, toples-toples lucu buatan Ifed semakin laku. Saking banyaknya peminat, Ifed juga menyediakan parsel toples dengan harga yang cukup terjangkau, mulai Rp 75.000-Rp 150.000 saja per paket.
"Permintaan dari Facebook paling jauh sudah sampai Medan dan Aceh. Dari Kalimantan juga banyak. Usaha ini ongkos produksinya murah sekali, tetapi return-nya besar. Bahan flanel, kan, banyak dan murah. Tinggal bagaimana mengkreasikannya saja," ujarnya.
Ketika memulai bisnis ini, Ifed bahkan mengaku hanya mengeluarkan uang sangat sedikit. Namun keterbatasan modal tampaknya tidak menghalangi kreatifitas Ifed untuk menekuni bisnisnya. Ke depannya, Ifed masih menyimpan cita-cita, suatu saat memiliki toko pernak-pernik sendiri untuk menjual berbagai hasil karyanya.
"Ingat banget, dulu modalnya cuma Rp 50.000. Daripada menganggur setelah menikah, kan, lumayan buat dapat tambahan. Eh, ternyata berhasil. Saat ini memang sedang fokus untuk menjual produk secara konvensional, melalui toko. sekarang masih dalam proses. Kalau punya toko sendiri pastinya lebih puas " pungkasnya. (*/Gentur)