[dahlan-iskan-ikuti-kemauan-kelas-menengah-soal-birokrasi]
19 Jul 2012
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menuturkan, kelas menengah di Indonesia semakin meningkat mencapai sekitar 100 juta orang.
Untuk mendukung usahanya, mereka menginginkan jalur birokrasi dipangkas.
"Birokrasi yang ada sekarang di pemerintahan dan BUMN sudah tidak cocok dengan keinginan kelas menengah. Keinginan serba cepat tapi lama di birokrasi," ujar Dahlan di Jakarta, hari ini.
Menurut Dahlan, mayoritas kelas menengah di Indonesia menginginkan birokrasi yang cepat dan tidak bertele-tele. Untuk itu, kata Dahlan, pemerintah dan perusahaan BUMN harus mempercepat birokrasi untuk menyesuaikan kemauan kelas menengah.
"Tidak mungkin kelas menengah menyesuaikan lambatnya birokrasi. Itu sebuah kemunduran," kata Dahlan.
Jika pemerintah dan BUMN sebagai bagian birokrasi tidak merespon baik hal tersebut, Indonesia bisa gagal sebagai bagian dari negara modern. Padahal, saat ini dengan jumlah kelas menengah yang cukup besar dan skala ekonomi yang mencapai 51 persen di ASEAN, Indonesia berpotensi besar menjadi negara modern.
"Pemerintah dan BUMN harus bergerak semakin cepat agar tetap menjadi negara yang modern," tambah dia. (Dim)