[hunian-ritel-alami-stagnasi-akibat-daya-serap-yang-tipis] Hunian Ritel Alami Stagnasi Akibat Daya Serap yang Tipis

Hunian Ritel Alami Stagnasi Akibat Daya Serap yang Tipis

21 Sep 2012

Akibat persaingan ruang ritel yang tinggi diantara peritel membuat kebutuhan terhadap hunian ritel mengalami stagnasi. Harga sewanya juga meningkat tinggi terutama untuk pasokan baru sementara ruang ritel yang sudah existing harganya pun sudah tinggi. Hal ini membuat daya serapnya tipis.

Hasil Riset properti kuartal II 2012 yang dilakukan oleh Coldwell Banker Property menunjukkan  penyerapan ruang ritel sewa pada kuartal II tahun ini hanya naik 0,68% dengan tingkat sewa ruang ritel rata-rata 94,13%. "Peningkatan sewa ruang ritel lebih banyak diakomodasi dari retailer besar yang berekspansi ke sejumlah pusat belanja," tutur Meyriana Kesuma, Manager Research and Consultancy Coldwell.

Meskipun permintaan pasokan ruang ritel terus bertambah karena ekspansi pelaku ritel mengalami peningkatan, pelaku usaha properti juga terus mengembangkan kawasan penyewaan ruang ritel. "Selanjutnya, tingkat hunian diperkirakan tidak hanya mengalami stagnansi, tetapi bahkan mengalami penurunan," katanya.

Riset Coldwell juga mengungkapkan, harga rata-rata sewa ritel di wilayah Jabodetabek sebesar Rp452.567/meter persegi per bulan. Harga tersebut hanya mengalami kenaikan 1,9% dibanding kuartal I 2012, dan bahkan mengalami penurunan dibanding kuartal II tahun lalu yang sebesar 5%. "Pada kuartal ini penyesuaian harga sewa lebih tinggi terjadi pada proyek ritel di Bodetabek dibanding Jakarta, baik pada harga sewa maupun service charge," imbuhnya.

Di Jakarta, tingkat ruang ritel sewa hanya mengalami kenaikan 0,70% menjadi 94,13% dibanding kuartal sebelumnya, sedangkan di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi hanya naik 0,38% menjadi 91,52%. Sejumlah pelaku ritel terus berekspansi menambah gerai seperti Peritel food & beverage seperti PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemilik restoran siap saji Kentucky Fried Chicken juga gencar melakukan ekspansi. Perusahaan ini menargetkan pembukaan 25-30 restoran sepanjang tahun ini dengan total dana Rp150 miliar.

Lalu ada PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) pemegang 100 merek internasional. Untuk tahun ini, Mitra Adiperkasa menargetkan ekspansi 60 ribu meter persegi untuk ruang ritel sebanyak 250-300 gerai. Perusahaan pemilik Sogo, Debenhams, dan Seibu Departement Store ini menyiapkan dana Rp600 miliar untuk ekspansi tersebut. (asm)

facebook 

Copyrights © 2009 - 2013