Dalam persiapan Olimipiade 2012, sebuah timbunan mirip gunung setinggi 20 kaki disingkirkan dari kawasan Hackney di London Timur tahun 2005. Sementara banyak penduduk yang merasa gembira dengan tersingkirnya sesuatu yang mereka anggap sampah perusak pemandangan, sebagian yang lain dalam masyarakat merasa bahwa mereka telah kehilangan sebuah penunjuk penting yang tak bisa diabaikan artinya dalam aspek budaya. Kemudian mereka ini memutuskan untuk memperingati keberadaan ‘gunung’ kulkas dengan proyek Films on Fridge. Mereka dengan kreatif menggunakan kulkas-kulkas bekas untuk membuat sebuah bioskop luar ruang yang interaktif.
Sebagai awal persetujuan dari dimulainya Olimpiade yang mengharuskan penyingkiran timbunan kulkas tersebut, bioskop unik dari kulkas bekas ini hanya menayangkan film-film dengan tema olahraga seperti “Rocky”, “Cool Runnings” dan “Pumpin Iron”. Tiket menuju bioskop ini hanya 10 pounds. Menurut laporan The Guardian, semua almari pendingin tersebut diperoleh melalui Sims Recycling Solutions, sebuah pusat daur ulang di daerah Wales. Di sana, disediakan sebanyak 150 buah kulkas bekas secara cuma-cuma. Meski begitu, kulkas-kulkas yang diberikan akan diambil kembali setelah proyek usai.
Saat kulkas-kulkas ini digunakan dalam pembangunan bioskop dan memberikan inspirasi di belakang proyek kreatif ini, film-film yang ditayangkan tidak secara langsung diproyeksikan ke kulkas karena permukaan yang ada tidak terlalu rata sehingga bisa mengurangi kenyamanan menonton.
Di samping memberikan hiburan, bioskop ini juga menjadi motivasi utama untuk lebih luas menyebarkan kesadaran mengenai betapa besarnya sampah berupa barang-barang elektronik yang dihasilkan umat manusia setiap hari. Dan untuk membangkitkan kesadaran menjaga lingkungan, masyarakat juga terus diperkenalkan dengan ide-ide kreatif mendaur ulang sampah kulkas ini, daripada terus menerus menggali logam baru di perut bumi. (*Akhlis)