Ciputra News



jasa

Banner
Banner
Banner
Prada, Merek Tas Kelas Dunia Hits : 1101 PDF Cetak E-mail
Selasa, 06 April 2010 14:36
Bagi siapapun pencinta mode, Prada identik dengan sensasi tas nilon hitam tahan air bernama Pocone. Sesuai fungsinya, tas legendaris itu cukup melengkapi kebutuhan yang diinginkan fashionista kalangan atas.

PradaSimpel, praktis, warnanya fleksibel, tersedia dalam berbagai ukuran dan model serta tentu saja memberikan kebanggaan tersendiri karena tersemat lempengan segitiga berukir nama rumah mode tesebut.

Mario Prada memulai bisnis modenya pada 1913. Ia mendesain dan menjual tas jinjing, sepatu, koper dan tas kerja melalui dua butiknya di Milan, Italia. Klien dari berbagai belahan Eropa dan Amerika menikmati kreasinya tersebut.

Ketika tasnya yang terbuat dari kulit anjing laut dirasakan terlalu berat dan tidak praktis untuk digunakan pada perjalanan udara, Prada mulai memfokuskan desainnya pada produk kulit yang berkualitas dan tahan air.

Adalah cucu dari Mario, Miucia Prada yang kemudian mengambil alih perusahaan itu. Setelah lima tahun mengenyam pendidikan di Teatro Piccolo, Milan dan memperloleh gelar PhD di jurusan Ilmu Politik, Miuccia meniupkan angin segar untuk Prada.

Walaupun kualifikasi pendidikannya tak searah, dialah yang membuat rumah mode ini bertahan secara finansial selama beberapa tahun dalam bisnis manufaktur tas dan produk kulit lainnya. Menghadapi kompetisi dari label dengan spirit serupa, Miuccia kemudian menyetir rumah mode tersebut dan mulai menguji selera mode yang ia miliki.

Sejalan dengan itu, Miuccia menikahi Patrizio Petreli, pria di balik kesuksesan Miuccia. Dialah yang kemudian mengambil alih perannya sebagai manajer bisnis dan membiarkan Prada untuk tetap mendesain dan menyempurnakan penampilan produk yang baru.

Salah satunya adalah tas Pocone. Tas dengan desain sederhana tersebut merupakan pertanda dimulainya era mode yang tidak neko-neko namun berkelas. Sesuai dengan pasar-pasal ready to wear yang menjadi etika tesendiri dalam fashion.

Sejak itulah Miuccia mulai berkonsentrasi pada busana wanita dan mengikuti garis rancangan yang telah dicanangkan sang kakek, menekankan keunggulan produk dengan material berkualitas dan jahitan yang halus.

Secara logis, filosofi itu tentu cukup bisa diterima pada wanita berusia 20-an dan tidak menakutkan untuk wanita 30-an yang menjadi target pasarnya.

Miuccia juga menyediakan lini sekunder untuk wanita yang lebih muda dengan harga terjangkau dan diberinama Miu Miu. Hal ini kemudian berlanjut dengan kehadiran Prada Sport dan mengajak para pria untuk mencicipi desainnya lewat lini Prada Uomo. Micuccia terus berevolusi lewat material gubahannya dan juga desain-desainnya. (*/ dari berbagai sumber)
 


Another articles:


Add comment


Security code
Refresh

Copyright © 2013 Ciputra Entrepreneurship
Mobile Version