Royal Dutch Shell plc merupakan sebuah perusahaan energi utama dunia. Shell menjadi salah satu dari empat besar perusahaan swasta minyak dan gas di dunia bersama dengan BP, ExxonMobil, dan Total. Shell juga memiliki bisnis petrokimia yang cukup besar dan sektor energi terbaharui mengembangkan tenaga angin dan surya. Markas besar perusahaan ini berada di Den Haag, Belanda dengan markas besar legal di London, Inggris.
Tahukah Anda jika Shell bermula di Indonesia. Awalnya saat Aeliko Jans Zijklert pada tahun 1880 menemukan cairan hitam di area perkebunan telaga Said Deli, Sumatra Utara. Sampel minyak tersebut di kirim ke Batavia untuk diteliti. Setelah mengetahui cairan hitam itu adalah minyak bumi, dia pun memutuskan berhenti menjadi mandor dan kembali ke negeri asalnya Belanda.
Di Belanda dia mencari orang yang berpengalaman mengebor minyak. Kemudian menjual ide usahanya ke rekan bisnisnya. Satu tahun berselang, Zijklert melakukan pengeboran minyak bumi di telaga Said namun ternyata tidak berhasil karena sumber minyak bumi dalam sumur yang dibor ternyata kering.
Dia pun tidak putus asa, lalu melakukan pengeboiran di telaga Said 2 dan akhirnya berhasil. Peristiwa itu merupakan penemuan minyak pertama di indonesia yang juga memulai berdirinya industri migas yang kini dinamakan Shell.
Shell hingga kini tetap berbisnis di Indonesia. Bahkan, sejak 1 November 2015 Shell mulai mengoperasikan SPBU di Indonesia. SPBU pertamanya terletak di Lippo Karawaci, Tangerang. Pada 1 Maret 2006, Shell membuka SPBU di Jakarta yang terletak di Jalan S. Parman, Slipi. Bahan Bakar yang diperjualbelikan adalah Shell Super, Shell Super Extra, dan Shell Diesel. (as/dari berbagai sumber)