DateMySchool.com, Situs Cari Jodoh Khusus Mahasiswa
Hits : 845
Sabtu, 30 Juli 2011 06:39
Keluhan menjadi ide bisnis. Inilah yang terjadi pada dua mahasiswa asal Columbia University, Balazs Alexa dan Jean Meyer. Pada November 2010, dua mahasiswa di Business School ini mendengar keluhan teman wanita mereka. Sang teman, yang merupakan mahasiswi di School of Social Work Columbia University, mengeluh karena fakultasnya kekurangan laki-laki.
Di sisi lain, banyak mahasiswa di Business School yang meratap karena kekurangan wanita. Keluhan inilah yang memunculkan situs kencan khusus untuk mahasiswa di Amerika Serikat, DateMySchool.com.
Persyaratan utama agar bisa menjadi anggota situs ini mudah saja. Calon anggota hanya perlu memberi tahu alamat surat elektronik universitas yang masih aktif. Jadi untuk tidak akan ada penipuan dari orang iseng yang mengaku sebagai mahasiswa.
Mahasiswa atau alumni yang ingin menjadi anggota harus memiliki akun e-mail aktif di universitas. Dari sana, anggota dapat mempersempit pencarian jika ingin mencari mahasiswa dari kampus tertentu.
Awalnya, situs ini hanya dapat diakses oleh dua puluh kampus, termasuk Columbia University, Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan New York University. Namun bulan ini, Date My School telah mencakup 140 kampus. Anggota yang terdaftar lebih dari 20 ribu orang.
Lantas, apa yang membuat situs ini istimewa? Daya tariknya terletak pada eksklusivitas. Biasanya, situs kencan online melakukan penyelidikan jika anggotanya akan saling bertemu. Namun di situs ini, menjadi seorang mahasiswa dan bagian dari masyarakat, yang akan mendorong kepercayaan. Demikian seperti dikutip dari Huffingtonpost.
Proses kelahiran situs ini disebut-sebut mirip dengan situs jejaring sosial, Facebook. Pada awal pembangunannya, Facebook hanya terbuka untuk mahasiswa Harvard University. Facebook juga didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama tiga teman sekamarnya saat kuliah di Harvard University. Namun setelah sukses di kalangan mahasiswa, Facebook mendunia. Apakah Date My School akan meniru Facebook untuk go international?
“Kami melakukan dengan cara yang mereka lakukan pada awalnya (Facebook), tapi kemudian mereka membukanya untuk semua orang di dunia. Kami tidak akan pernah melakukan itu,” jelas Alexa. (*/Okezone)