Agrakom Multicitra Siberkom meraih juara pertama kategori Enterprise Teknopreuneur Award 2010. Perusahaan yang menaungi situs berita www.detik.com ini menyingkirkan lima perusahaan teknologi lainnya.
Perusahaan yang berdiri tahun 1995 dan meluncurkan detik.com pada tahun 1998 ini dinilai berhasil mendorong entrepreneurship dalam bidang teknologi, dan menjadi perusahaan media di tahun 2004.
"Kami mungkin tinggi dalam berteknologi, namun dalam menjalankan bisnis kami menggunakan cara kuno," kata Direktur Sapto Anggoro.
Ia mengatakan memulai bisnis situs berita online gratis karena pasar Indonesia tidak menyukai layanan yang berbayar. "Indonesia senangnya gratis," kata dia.
Sapto mengaku butuh waktu hampir sepuluh tahun untuk menjadi perusahaan yang menghasilkan. "Kami awalnya utang pajak dulu, tahun 2005 baru lunas, jadi tidak dikejar-kejar lagi," kata dia.
Agrakom menyingkirkan Harrif Daya Tunggal Engineering, perusahaan yang bermodalkan garasi dengan bantuan modal Rp 500 juta sekarang memiliki aset senilai Rp 1 triliun. Finalis lainnya Smart Meter Indonesia, Antar Mitra Prakasa dan MLW Telecom.
Penghargaan Teknopreneur Award sendiri digelar oleh Ikatan Alumni ITB, Teknopreneur Indonesia, dan Tekno Ventura, dengan dukungan KADIN Indonesia, HIPMI, dan Komite Inovasi Nasional, menggelar Teknopreneur Award 2010.
Beberapa perusahaan yang sempat meraih penghargaan ini, antara lain adalah PT Zahir Accounting (2008) yang fokus pada produk software akuntansi dan PT Sarimas Ahmadi Pratama (2009), yang bergerak di bidang industri mesin, terutama mesin otomotif. (*/VIVA news)