Di Stanford, AS, para insinyur berharap teknologi yang mereka kembangkan untuk alat pemantai jantung yang tebalnya hanya selembar kertas dan memiliki tingkat kepekaan tinggi akan segera bisa digunakan di anggota badan buatan dan memantau bayi-bayi yang baru lahir dan menderita kelainan yang memerlukan pemantauan ketat.
Zhenan Bao, seorang profesor di jurusan teknik kimia Stanford University mengembangkan alat pemantau inovatif ini. Alat ini bisa dipakai dengan melekatkannya dengan bantuan plester dengan perekat yang tipis di pergelangan tangan. Monitor ini cukup peka untuk membantu dokter mendeteksi pembuluh arteri jantung yang berubah kaku dan masalah jantung lainnya.
Alat ini suatu saat kelak akan dapat digunakan untuk memantau kesehatan jantung seseorang secara kontinu dan memberikan cara alternatif yang efektif bagi para dokter untuk mengukur aspek-aspek penting dalam tubuh seorang bayi yang perlu perawatan intensif. Tak ketinggalan, para pasien pembedahan dengan risiko yang tinggi juga dapat menggunakan alat ini selama masa kritis dan operasi berlangsung. Studi ini dipublikasikan dalam “Nature Communications”.( Stanford University/ *Akhlis)