Software-as-a-Service (SaaS) merupakan cara efektif menjual produk karena banyak alasan, salah satunya ialah bahwa hanya ada sedikit sekali biaya marginal yang digunakan untuk tagihan hosting dan layanan pelanggan. Dengan margin kotor yang tinggi pada umumnya, terdapat fleksibilitas dalam cara penentuan harga layanan.
Berikut adalah sejumlah opsi patokan penentuan harga yang paling umum ditemui untuk produk SaaS menurut David Cummings, seorang entrepreneur yang bergerak di bidang SaaS:
Per pengguna yang memakai sistem dengan diferensiasi harga berdasarkan pada jenis pengguna (misalnya seorang pengguna jenis administrator akan dipatok harga yang lebih tinggi daripada pengguna yang hanya membaca laporan)
Per modul yang digunakan (misalnya berdasarkan fungsionalitas)
Per kejadian dari jenis objek yang digunakan (misalnya berdasarkan pada jumlah X yang digunakan , seperti proyek yang dikelola atau email yang terkirim)
Per transaksi (misalnya sebuah persentase kesepakatan, seperti bagaimana eBay melakukannya)
Tidak ada patokan yang mengikat sehingga tentu tak bisa dikatakan salah atau benar. Namun pada dasarnya pematokan harga seharusnya diusahakan tetap sederhana meski juga harus mewakili manfaat yang diberikan pada konsumen. (*AP)
Bekerja dengan Metode ROWE Bekerja kini tidak hanya terbatas dalam batasan fisik. Entrepreneur di masa modern memiliki fleksibilitas untuk bekerja... Selanjutnya...